Sabtu, 11 April 2026

Pembayaran Nontunai Resmi Diterapkan di Pasar Halat Medan

Sabtu, 21 Desember 2024 11:14 WIB
Pembayaran Nontunai Resmi Diterapkan di Pasar Halat Medan
PUD Pasar berkolaborasi dengan BRI menerapkan pembayaran nontunai di Pasar Halat. Program ini diluncurkan pada Jumat (20/12/2024) di pelataran parkir Pasar yang berlokasi di Jalan Halat. (Dok/Humas)
Medan (buseronline.com) - Pasar Halat di Medan kini resmi menerapkan sistem pembayaran nontunai. Program yang diluncurkan oleh Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar bekerja sama dengan Bank BRI ini dilaksanakan pada Jumat, di pelataran parkir Pasar Halat, Jalan Halat, Medan.

Hadir dalam peluncuran tersebut Kabag Perekonomian Setdako Medan Regen, Regional Mikro Bussines Head BRI Medan Wahid Gunadi, Plt Dirut PD Pasar Imam Abdul Hadi, serta para pedagang.

Digitalisasi ini memungkinkan semua transaksi, termasuk pembayaran retribusi pedagang kepada PUD Pasar Medan, dilakukan secara nontunai.

Kabag Perekonomian Setdako Medan, Regen, menyambut baik langkah ini dan menyatakan bahwa digitalisasi pasar tradisional sangat penting untuk meningkatkan kontribusi pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pengelolaan pasar harus terus diperbaiki, termasuk melalui digitalisasi, agar pasar tradisional dapat tumbuh menjadi pilar penting dalam perekonomian daerah,” ujar Regen.

Regional Mikro Bussines Head BRI Medan, Wahid Gunadi, menyoroti sejumlah manfaat dari sistem pembayaran nontunai ini.

“Pembayaran digital dapat menghindari risiko uang palsu, kerusakan uang, dan kesulitan memberikan kembalian. Selain itu, retribusi yang dibayarkan pedagang langsung masuk ke rekening PUD Pasar, sehingga lebih aman dan efisien,” jelas Wahid.

Pasar Halat dipilih sebagai pilot project untuk penerapan pembayaran nontunai di pasar tradisional di Medan. Ke depannya, program ini direncanakan akan diperluas ke pasar-pasar lain di kota tersebut.

“Kami berharap inovasi ini dapat meningkatkan kenyamanan pedagang dan konsumen, sekaligus mendukung pengelolaan pasar yang lebih modern,” tambah Wahid.

Dengan sistem pembayaran digital, Pasar Halat diharapkan menjadi percontohan pasar tradisional modern yang aman, efisien, dan mampu meningkatkan pendapatan daerah. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah
1,8 Juta Lebih Siswa Ikuti Hari Pertama TKA SMP, Pelaksanaan Berjalan Lancar
TKA SMP/MTs Digelar, Siswa SMPLB Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
komentar
beritaTerbaru