Selasa, 07 April 2026

Kabupaten/Kota Diminta Tingkatkan Cakupan Imunisasi Campak

EM Bukit MKes - Rabu, 25 Januari 2023 10:37 WIB
Kabupaten/Kota Diminta Tingkatkan Cakupan Imunisasi Campak
Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes.
Medan (buseronline.com) - Dinas Kesehatan Provinsi Sumut meminta kabupaten/kota untuk meningkatkan cakupan imunisasi campak.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumut dr Syarifah Zakia.

"Kita terus mengimbau kabupaten/kota agar imunisasi campak diberikan pada semua bayi yamg berumur sembilan bulan," ungkapnya.

Selain itu, jelas Syarifah, Kepala Dinas Kesehatan Sumut juga terus mengimbau agar terus berkolaborasi antara bidang P2P dan Kesmas dalam meningkatkan cakupan imunisasi campak tersebut.

"Karena campak saat ini cukup menjadi perhatian akibat dampak pandemi yang melanda, sehingga ibu-ibu banyak yang tidak membawa anaknya untuk divaksin dan apabila didatangi petugas mereka merasa takut," jelasnya.

Namun, Syarifah mengaku bersyukur, Sumut telah melakukan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sejak bulan Mei hingga Oktober lalu. Provinsi Sumut sendiri, terang dia menempati peringkat keempat sebagai Provinsi tertinggi cakupan imunisasinya.

Syarifah menyebutkan, campak ini sendiri memiliki gejala demam di atas 38 derajat celcius selama tiga hari atau lebih disertai batuk, pilek, mata merah atau berair. Gejala yang paling mencolok, terang dia, yakni ditemukannya ruam di seluruh tubuh.

"Penyebabnya adalah virus. Penularannya terjadi melalui droplet yang keluar dari hidung, mulut atau tenggorokan orang yang terinfeksi virus campak pada saat bicara, batuk dan bersin," terangnya.

Untuk mengantisipasinya, tambah Syarifah, dapat dilakukan dengan tiga cara. Pertama adalah melakukan tindakan kewaspadaan universal pada saat tatalaksana kasus campak tersebut. Kemudian memakai masker yang sesuai standar.

"Terkahir, untuk menghindari campak tersebut maka semua bayi usia sembilan bulan diberikan imunisasi campak," pungkasnya.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru