Sabtu, 18 April 2026

Polmed Tegaskan Tindak Tegas Kekerasan di Kampus

Kamis, 26 September 2024 17:46 WIB
Polmed Tegaskan Tindak Tegas Kekerasan di Kampus
Mahasiswa Polmed bentrok.
Medan (buseronline.com) - Menanggapi insiden perselisihan yang melibatkan sejumlah mahasiswa, Politeknik Negeri Medan (Polmed) mengeluarkan pernyataan resmi untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polmed, Achmad Kholil SE MSi, menyatakan keprihatinan mendalam terhadap kejadian tersebut. "Kami sangat prihatin dengan laporan mengenai insiden ini dan sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui fakta-fakta yang terkait," ujarnya, Kamis malam (26/9/2024).

Kholil menegaskan bahwa Polmed akan menindak tegas setiap perilaku kekerasan dalam bentuk apa pun di lingkungan kampus. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan mahasiswa yang terlibat untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keharmonisan.

Dalam upaya mencegah terulangnya insiden serupa, Polmed telah membentuk tim investigasi independen dan meningkatkan pengamanan di sekitar kampus. "Keamanan mahasiswa adalah prioritas utama kami," tambahnya.

Kholil mengajak semua pihak untuk tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan sebelum hasil investigasi selesai. Proses hukum dan disiplin internal sedang berlangsung, dan Polmed berkomitmen untuk memberikan informasi transparan kepada publik.

Institusi ini juga berencana meningkatkan kerjasama dengan aparat kepolisian dan tokoh masyarakat untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan harmonis. (P2)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden Prabowo Beri Arahan kepada Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
KPK Tekankan Integritas Pengelolaan Dana BPJS Ketenagakerjaan
Garut Gelar Lomba Cerdas Cermat SD 2026, SDN 4 Pataruman Pertahankan Juara
Wamendikdasmen Kunjungi SMA Trensains Sragen, Tekankan Kesiapan Generasi Hadapi Tantangan Global
Indonesia Surplus Pupuk, Pemerintah Buka Peluang Ekspor ke India
Indonesia Jajaki Ekspor Urea ke Australia di Tengah Gangguan Pasokan Global
komentar
beritaTerbaru