Sabtu, 11 April 2026

Pemko Tebingtinggi Kembali Gelar Pasar Pengendalian Harga

Sabtu, 09 Maret 2024 06:39 WIB
Pemko Tebingtinggi Kembali Gelar Pasar Pengendalian Harga
Pegawai Dinas Perdagangan melayani masyarakat saat membeli beras di PPH di Lapangan Merdeka, Kamis (7/3/2024).
Tebingtinggi (buseronline.com) - Pemko Tebingtinggi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM bekerjasama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Medan kembali menggelar Pasar Pengendalian Harga (PPH) di Lapangan Merdeka, Kamis (7/3/2024).

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Zahidin mengatakan Pasar Pengendalian Harga ini kembali digelar Pemko Tebingtinggi dalam rangka mengendalikan laju inflasi dan menekan kenaikan harga sembako menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Bulan Suci Ramadan 1445 H tahun 2024.

Zahidin menyampaikan ketersediaan bahan pokok yang diperjualbelikan pada PPH hari pertama ini adalah beras sebanyak 10 ton, gula 500kg, minyak goreng 250 Liter, dan daging kerbau 1 ton.

“10 ton beras kita pasok dengan harga 53.000/karung dan per orang dapat membeli 2 karung. Gula 17.000/kg, minyak goreng 14.000/liter, dan daging kerbau 90.000/kg. Namun daging kerbau ini diutamakan kepada yang sudah memesan melalui Whatsapp atau yang datang ke Kantor Dinas Perdagangan,” katanya.

Pasar Pengendalian Harga akan dilanjutkan Jumat 8 Maret 2024 namun stok barang akan disesuai dengan permintaan pada hari ini.

“Kita akan lanjutkan PPH, Jumat (8/3/2024). Ke Bulog diminta untuk meningkatkan jumlah pasokan untuk PPH,” tutupnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru