Senin, 13 Juli 2026

Lapas Narkotika Pematangsiantar Gelar Razia Gabungan, Tidak Ada Temukan Narkotika

Minggu, 10 September 2023 03:15 WIB
Lapas Narkotika Pematangsiantar Gelar Razia Gabungan, Tidak Ada Temukan Narkotika
Kalapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Robinson Perangin-angin, Serda Darlijon Purba, Plh Kapolsek Raya Ipda Bernard Napitupulu, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara, dan Keamanan
Simalungun (buseronline.com) - Razia gabungan bersama BNN, TNI, Polri dan yang dilaksanakan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar tidak ada menemukan narkotika dari dalam blok hunian warga binaan, Jumat (8/9/2023) malam.

Razia dipimpin Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara, dan Keamanan Kemenkumham Sumut Kriston Napitupulu, Pembimbing Keamanan (PK) Madya P Ritonga.

Untuk memperlancar pelaksanaan razia, pihak Lapas membagi dua tim terdiri dari BNN, TNI, Polri dibantu petugas Lapas.

Razia berlangsung mulai pukul 20.30 WIB sampai pukul 22.30 WIB dengan sasaran kegiatan kamar blok Saharjo dan Pattimura.

Saat razia berlangsung, petugas tidak ada menemukan narkotika dari dalam blok kamar hunian warga binaan, tetapi petugas menemukan enam unit handphone, kabel, sendok.

Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara, dan Keamanan Kemenkumham Sumut Kriston Napitupulu usai pelaksanaan razia mengatakan bahwa kegiatan razia berlangsung aman dan lancar.

Saat razia petugas tidak ada menemukan narkotika, tetapi menemukan enam unit handphone, kabel maupun sendok.

Atas temuan barang-barang tersebut di atas, pihak Lapas sudah mendata nama warga binaan untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap warga binaan yang melakukan pelanggaran disiplin.

Karena warga binaan dilarang membawa, menyimpan handphone di dalam Lapas. Karena itu merupakan pelanggaran disiplin.

"Selanjutnya barang sitaan langsung dimusnahkan dengan cara dibakar," sebut Kriston. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Prabowo: Indonesia Tak Akan Makmur Jika Korupsi Masih Merajalela
SMA Negeri 1 Matauli Pandan Jadi Sekolah Negeri Pertama di Indonesia Penyelenggara IB Diploma Programme
KPK: Kampanye Antikorupsi Tak Diukur dari Viralitas, tetapi Perubahan Nyata di Masyarakat
Dinkes Sumut Temukan Indikasi Gangguan Jiwa pada Warga Lewat Program Cek Kesehatan Gratis
KPK Perkuat Kapasitas Penyuluh Antikorupsi Lewat Pelatihan Public Speaking
Pemprov Sumut Targetkan 7,3 Juta Warga Nikmati Cek Kesehatan Gratis pada 2026
komentar
beritaTerbaru