Kamis, 28 Mei 2026

Workshop Survei Kesehatan Indonesia, Edy Rahmayadi Sebut Pentingnya Data dalam Setiap Pengambilan Kebijakan

Selasa, 08 Agustus 2023 06:00 WIB
Workshop Survei Kesehatan Indonesia, Edy Rahmayadi Sebut Pentingnya Data dalam Setiap Pengambilan Kebijakan
Gubernur Edy Rahmayadi memukul gong saat membuka Workshop Tim Enumerator Provinsi Sumut Survei Kesehatan Indonesia 2023, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Nomor 30 Medan, Sabtu (5/8/2023). (Dok/Kominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa setiap pengambilan keputusan membutuhkan dukungan data, yaitu data yang akurat dan terpercaya. Termasuk data tentang kesehatan, penyakit dan kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat membuka Workshop Tim Enumerator Provinsi Sumut Survei Kesehatan Indonesia 2023, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Nomor 30 Medan.

"Kita membutuhkan data untuk tahu apa saja penyakit yang ada di masyarakat, serta apa kebutuhan masyarakat, sehingga kita tidak salah saat membuat kebijakan," katanya.

Edy berpesan pada para surveyor untuk melakukan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan mengenai kejujuran saat pengambilan data. Sehingga nantinya data yang diperoleh tidaklah salah.

"Bayangkan, jika datanya tidak benar, ini tentang kesehatan rakyat, saya harap, jujurlah, kejujuran itu terpenting dalam pengambilan data seperti ini," ujarnya.

Edy menekankan pentingnya referensi data dalam setiap bidang. Ia menyontohkan, data juga digunakan saat dulu dirinya melakukan pekerjaan di militer. Saat hendak melakukan operasi, pastilah lebih dulu dilakukan survei di lokasi tujuan.

"Data itu penting, penting sekali, setiap pekerjaan kita membutuhkan referensi data untuk acuan kita agar pekerjaan sesuai tujuan," ungkapnya.

Sekretaris Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Nana Mulyana mengatakan ada sekitar 740 pengumpul data yang akan melakukan kegiatan tersebut. Para pengumpul data seluruhnya berasal dari Sumut.

Nana mengatakan, data yang dikumpulkan nantinya akan digunakan sebagai acuan membuat kebijakan nasional untuk RPJMN 2024-2029. Serta bisa pula digunakan untuk RPJMD Sumut.

"Ini salah satu provinsi yang langsung dihadiri dan dibuka oleh gubernur, terima kasih pak gubernur telah mendukung, kami yakin banyak program kesehatan yang sukses di Sumut, salah satunya program Bakti Kesehatan Bermartabat," ucapnya.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Tripriyono dan Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Rico Waas Ajak Warga Jadikan Idul Adha Momentum Tingkatkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
Pemprov Sumut Pusatkan Salat Idul Adha 1447 H di Binjai, Bobby Nasution Ajak Perkuat Kepedulian Sosial
Perang Obor Jepara Kembali Digelar, Ribuan Warga Padati Tegalsambi
PHHB GBKP Setia Budi Medan Kunjungi YKPD Alpha Omega Kabanjahe
RSUD Tidar Magelang Peringati HUT ke-94, Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan
Pentas Pelajar 2026 Jadi Ajang Kreativitas dan Persahabatan Pelajar Indonesia
komentar
beritaTerbaru