Minggu, 12 April 2026

Plt Sekda Tebingtinggi Ajak Semua Elemen Perangi Stunting dan Kanker Serviks

Selasa, 23 Mei 2023 04:35 WIB
Plt Sekda Tebingtinggi Ajak Semua Elemen Perangi Stunting dan Kanker Serviks
Plt Sekda Tebingtinggi Drs Bambang Sudaryono saat membuka sosialisasi stunting dan bahaya kanker serviks bagi masyarakat se Kota Tebingtinggi tahun 2023 di Aula Pondok Bagelen, Jalan Deblod Sundoro, Senin (22/5/2023). (Dok/Kominfo Tebingtinggi)

Tebingtinggi (buseronline.com) - Plt Sekda Tebingtinggi Drs Bambang Sudaryono membuka sosialisasi stunting dan bahaya kanker serviks bagi masyarakat se-Kota Tebingtinggi tahun 2023 di Aula Pondok Bagelen, Jalan Deblod Sundoro.


Ia mengajak semua elemen untuk memerangi stunting dan kanker serviks di Kota Tebingtinggi guna masa depan anak bangsa.

"Data dari Dinas Kesehatan Tebingtinggi tercatat 27 kasus stunting yang tersebar di beberapa kelurahan. Untuk itu, mari kita bekerjasama mengatasinya," katanya.

Bambang mengatakan bahwa stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak yang terjadi pada anak, yang disebabkan karena kekurangan asupan gizi kronis, infeksi berulang dan kurangnya stimulus psikososial.

Gejala stunting tandai dengan panjang/tinggi badan anak lebih pendek dari anak seusianya dan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal serta rentan terhadap penyakit dan beresiko menurunkan produktivitas di masa depan.

"Kita rubah keprihatinan ini menjadi sebuah semangat juang, sebagai motivasi untuk terus berkarya, berinovasi dan berkreasi guna melindungi masa depan anak-anak kita," ucapnya.

Selain permasalahan stunting, ia menjelaskan bahaya dari kanker serviks yang menyerang kaum wanita.

Menurutnya, kanker serviks atau kanker leher/mulut rahim merupakan suatu penyakit kanker yang disebabkan virus HPV (Human Papilloma Virus), dan virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, dimana sebagian besar diantaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya.

Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan tipe 18. Perempuan yang rawan mengidap kanker serviks adalah mereka yang berusia antara 35- 50 tahun dan terutama bagi perempuan yang telah aktif berhubungan seksual sebelum usia 16 tahun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris DP3APM Nasib Pujianto, perwakilan Dinas Kesehatan Tebingtinggi, narasumber dari Karang Taruna.

Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru