Sabtu, 11 April 2026

Darma Wijaya: Penanganan Stunting Harus Serius dan Saling Bahu Membahu

Jumat, 05 Mei 2023 06:11 WIB
Darma Wijaya: Penanganan Stunting Harus Serius dan Saling Bahu Membahu
Bupati Sergai Darma Wijaya menyampaikan arahan saat membuka seminar kader PKK peduli stunting di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (4/5/2023). (Dok/Kominfo Sergai)
Sergai (buseronline.com) - Bupati Sergai Darma Wijaya membuka seminar kader PKK peduli stunting (Kappiting) di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Darma Wijaya mengatakan mencegah stunting harus ditangani secara serius dan saling bahu membahu. Saat ini, katanya, yang paling dibutuhkan adalah kepastian data.

Karena dengan data yang pasti, dapat diketahui di wilayah mana saja yang perlu mendapatkan penanganan dan gempur stunting dengan menyiapkan orang tua asuh untuk anak-anak yang mengalami stunting.

“Untuk penanganan stunting kita tidak bisa bekerja sendiri, harus serius dan saling bahu membahu. Jangan beranggapan bukan menjadi tugasnya. Ini merupakan tugas kita semua dengan membangun SDM di masyarakat,” ujarnya.

Ia berpesan kepada seluruh yang hadir untuk bekerja dengan ikhlas dan baik dalam melaksanakan setiap tugas dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara, Ketua TP PKK Sergai Hj Rosmaida Darma Wijaya menyampaikan bahwa kader PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, serta sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan yang berhubungan langsung dengan keluarga dan lingkungan masyarakat.

Hj Rosmaida menyebut, kegiatan seminar Kappiting Kabupaten Sergai ini dapat menambah pengetahuan tentang stunting, serta dapat mengedukasi masyarakat tentang makanan sehat seimbang bagi bayi dan anak untuk pencegahan stunting.

Sebagai mitra pemerintah daerah, ia mengajak TP PKK untuk terlibat dalam penanganan stunting dan bekerja sama dengan lintas sektor terkait bersama masyarakat untuk menanggulangi dan mencegah terjadinya stunting.

“Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang pada balita karena perkembangan terhambat yang diakibatkan kekurangan gizi dan asupan vitamin serta stimun oleh orang tua dan keluarga, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan,” jelasnya sembari menekankan kepada pengurus PKK kecamatan dan desa untuk menangani stunting secara keroyokan dan serius sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Sergai yang zero stunting.

Kegiatan yang mengusung tema "Mari Cegah Stunting Melalui Pemberian Makanan Sehat Seimbang bagi Bayi dan Anak” ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, serta diikuti para pengurus TP PKK kabupaten, kecamatan dan desa sebanyak 120 orang.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru