Selasa, 22 September 2026

Bupati Taput Hadiri Rakornas Antisipasi Kemarau 2026, Usulkan Penguatan Irigasi

Senin, 20 April 2026 18:18 WIB
Bupati Taput Hadiri Rakornas Antisipasi Kemarau 2026, Usulkan Penguatan Irigasi
Tampak Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat disela sela Rakornas saat berdiskusi di Kementan RI Jakarta, Senin (20/4/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Rakornas tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dan diikuti para kepala daerah dari seluruh Indonesia bersama jajaran pemerintah pusat serta pemangku kepentingan sektor pertanian. Pertemuan ini membahas langkah strategis dalam mengantisipasi potensi kekeringan ekstrem yang diprediksi terjadi pada tahun 2026.

Dalam kegiatan itu, Bupati Taput didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian Viktor Siagian dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Tapanuli Utara dalam forum nasional tersebut sangat penting untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi pemerintah pusat, terutama dalam menjaga stabilitas produksi pangan.

"Pemerintah Kabupaten berkomitmen menyelaraskan langkah dengan pemerintah pusat demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, meski dihadapkan pada tantangan musim kemarau," ujar Jonius.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan usulan teknis kepada Kementerian Pertanian sebagai langkah konkret mitigasi kekeringan. Usulan itu meliputi pembangunan irigasi perpompaan dan irigasi tersier guna mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Menurutnya, penguatan sistem irigasi, optimalisasi lahan, serta penerapan teknologi adaptif menjadi kunci agar sektor pertanian tetap produktif saat curah hujan menurun. Dengan adanya pembangunan irigasi tersebut, diharapkan distribusi air ke lahan-lahan petani dapat terjaga secara stabil dan merata.

Melalui partisipasi aktif dalam Rakornas ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menargetkan terbentuknya skema antisipasi yang lebih terukur dan sistematis guna menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus melindungi kesejahteraan petani selama musim kemarau 2026. (Galung)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemkab Taput Tanam Serentak 2,2 Juta Bibit Kopi Arabika
Pemkab Taput Perkuat Promosi Pariwisata dan UMKM Lewat Media Sosial
Wabup Taput Tegaskan ASN Harus Profesional, Berintegritas dan Cepat Melayani Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Pengelolaan Data Statistik Sektoral
15 Kegiatan Pemulihan Pascabencana di Taput Rampung, Dua Segera Tuntas
Bupati Taput Dorong Modernisasi Pertanian, Tanam Jagung 10 Hektare di Sijaba
komentar
beritaTerbaru