Senin, 06 April 2026

Pesawat Trigana Air Ditembak KKB di Yahukimo

Agie HT Bukit SH - Minggu, 12 Maret 2023 12:12 WIB
Pesawat Trigana Air Ditembak KKB di Yahukimo
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri.
Papua (buseronline.com) - Pesawat Boeing 737-500 dengan kode penerbangan PK-YSC membawa 66 penumpang dari Dekai ditembak saat lepas landas di Dekai. Kondisi pesawat terdapat satu lubang bekas tembakan yang berada di bawah pesawat.

Aviation Security and Safety Manager Trigana Air Kapten Alfred mengatakan saat ini maskapai menghentikan sementara pelayanan penerbangan ke Dekai hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Memang benar kami untuk sementara menghentikan penerbangan ke Dekai dan saat ini sedang konsolidasi internal," kata Alfred. Namun tidak ada korban dalam insiden tersebut dan pesawat tiba dengan selamat di Bandara Sentani.

Terpisah, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri SIK menerangkan bahwa ada satu penumpang terkena serpihan kursi usai pesawat Trigana Air yang ditumpangi ditembak oleh KKB.

Namun, Kapolda Papua memastikan, pesawat mendarat aman di Sentani. "Seorang penumpang dilaporkan terkena serpihan kursi, namun belum diketahui identitasnya," ujar Irjen Pol Mathius di Papua.

Aparat gabungan TNI-Polri juga telah menangkap tujuh warga yang diduga terlibat penembakan pesawat Trigana di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Mereka diamankan untuk menjalani pemeriksaan. "Ketujuh orang yang ditangkap yaitu berinisial NN, EG, TS, DM, EW, NP dan EG. Saat ini penyidik masih memeriksa mereka dan bila tidak terbukti nantinya mereka akan dilepaskan," sebutnya.
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru