Selasa, 07 April 2026

Kemenkes Tambah Vaksin Indovac Untuk Booster Kedua

EM Bukit MKes - Rabu, 08 Maret 2023 07:23 WIB
Kemenkes Tambah Vaksin Indovac Untuk Booster Kedua
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19.
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan RI menambahkan regimen vaksin Covid-19 berupa vaksin Indovac sebagai booster kedua. Seperti dilansir dari kemkes.go.id, vaksin Indovac berlaku bagi sasaran yang mendapatkan vaksin primer AstraZeneca.

Pemberian vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua Indovac ini bagi semua masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Sebelumnya vaksin Indovac hanya diberikan pada Lansia di atas 60 tahun.

Vaksin ini telah mendapat persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan memperhatikan vaksin yang ada.

Penggunaannya pun berdasarkam rekomendasi ITAGI Nomor: ITAGI/SR/3/2023 tanggal 6 Maret tentang Update Pemberian Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster IndoVac.

Vaksin booster kedua Indovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml. Vaksin booster Indovac ini diberikan dengan interval 6 bulan sejak vaksinasi dosis booster kesatu.

Pemberian vaksin dosis booster kedua Indovac bagi masyarakat umum dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan atau di pos pelayanan vaksinasi Covid-19.

Booster diperlukan agar imunitas terjaga dan dapat memutus penularan Covid-19. Masalahnya, kasus Covid-19 yang masuk rumah sakit dan kasusnya tergolong sedang dan berat sebagian besar belum di booster.

Begitupun untuk kasus yang meninggal, sebagian besar belum booster. Penambahan Regimen Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan (Booster) kedua bagi Sasaran yang Mendapat Vaksin Primer Astra Zeneca.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru