Rabu, 10 Juni 2026

Indonesia Sambut Timor Leste Untuk Pertama Kalinya Hadir Dalam Pertemuan Asean

Minggu, 05 Februari 2023 14:44 WIB
Indonesia Sambut Timor Leste Untuk Pertama Kalinya Hadir Dalam Pertemuan Asean
Menlu RI Retno Marsudi menyambut Menlu Timor Leste Adaljiza Magno dalam pertemuan Dewan Koordinasi Asean (Asean Coordinating Council/ACC) di Jakarta.
Jakarta (buseronline.com) - Indonesia menyambut perwakilan Timor Leste untuk pertama kalinya hadir dalam pertemuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) sejak Dili tahun lalu disetujui untuk bergabung dengan organisasi regional itu.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi yakin partisipasi Timor Leste di Asean dapat berkontribusi pada stabilitas dan kemakmuran di kawasan.

"Saya ingin mengingatkan bahwa para pemimpin ASEAN di Phnom Penh November lalu secara prinsip setuju untuk menerima Timor Leste menjadi anggota ke-11 ASEAN dan diizinkan mengikuti pertemuan-pertemuan ASEAN, termasuk ACC," ujarnya saat menyambut Menteri Luar Negeri Timor Leste Adaljiza Magno dalam pertemuan Dewan Koordinasi Asean (Asean Coordinating Council/ACC) di Jakarta.

Diketahui, Asean didirikan pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, dan saat ini beranggotakan 10 negara, yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam.

Menlu Timor Leste, Adaljiza Magno mengatakan bergabung dengan keluarga besar Asean merupakan momen sangat penting dalam sejarah Timor Leste. Pihaknya mendukung Asean sebagai pusat pertumbuhan di kawasan, aspek yang juga menjadi tema keketuaan Indonesia di Asean tahun ini.

"Kami sangat bersyukur bisa berpartisipasi sebagai pemantau dalam pertemuan ACC ini, dan kami menantikan panduan yang jelas yang dapat membimbing kami ke tahap selanjutnya seperti yang dimandatkan para pemimpin Asean di Phnom Penh, November lalu," ungkap Menlu Timor Leste Magno.

Menlu Timor Leste Magno menambahkan bahwa keanggotaan Asean menjadi penting sebab Timor Leste menyadari tidak ada satu negara pun yang terbebas dari masalah dan dinamika yang terjadi kawasan.
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
komentar
beritaTerbaru