Senin, 06 April 2026

BPOM Temukan 16 Persen Produk Sunscreen SPF Palsu, Bisa Begini Efeknya ke Kulit

EM Bukit MKes - Senin, 25 September 2023 13:16 WIB
BPOM Temukan 16 Persen Produk Sunscreen SPF Palsu, Bisa Begini Efeknya ke Kulit
Logo BPOM RI.
Jakarta (buseronline.com) - Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) menemukan 16 produk sunscreen yang beredar di pasaran tidak memenuhi data dukung klaim sun protector factor (SPF).

Uji coba produk yang dilakukan BPOM menemukan bahwa klaim SPF yang tercantum dalam kemasan tidak sesuai dengan yang terkandung di dalam produk.

"Hasil pengawasan terhadap penandaan dan iklan kosmetik tabir surya dengan klaim SPF pada periode tahun 2020-2023, sebanyak 16,67 persen produk tidak memenuhi ketentuan data dukung klaim SPF," tulis keterangan resmi humas BPOM saat ditemui media di Jakarta.

Hasil pengawasan audit dokumen informasi juga menemukan hampir semua produk sunscreen yang beredar di masyarakat sepanjang 2020-2023 justru termasuk dalam kategori tidak memenuhi ketentuan (TMK).

Sunscreen dengan kadar SPF palsu jika digunakan tentu proteksinya tidak akan maksimal. (R3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru