Kamis, 22 Oktober 2026

Kurang dari 3,5 Bulan, Satgas TPPO Selamatkan 2.710 Korban

Sabtu, 23 September 2023 04:26 WIB
Kurang dari 3,5 Bulan, Satgas TPPO Selamatkan 2.710 Korban
Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.
Jakarta (buseronline.com) - Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) mendapat sebanyak 864 laporan pada periode 5 Juni-21 September 2023.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan laporan diterima baik oleh Satgas TPPO tingkat pusat maupun daerah ada 1.014 tersangka yang diamankan, serta berhasil diselamatkan 2.710 korban.

“Jumlah tersangka pada kasus TPPO sebanyak 1.014 orang. Jumlah korban TPPO yang diselamatkan sebanyak 2.710 orang,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta.

Ramadhan mengatakan penegakkan kasus TPPO ini dilakukan atas perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Ramadhan, modus yang dilakukan para pelaku terkait TPPO di antaranya menjadi pekerja migran atau asisten rumah tangga sebanyak 525 kasus.

Lalu, menjadi anak buah kapal (ABK) sebanyak 7 kasus, menjadi pekerja seks komersial (PSK) sebanyak 283 kasus, dan eksploitasi anak sebanyak 69 kasus.

Polri sebelumnya mengimbau masyarakat waspada terhadap setiap penawaran kerja di luar negeri dengan iming-iming gaji tinggi.

Polri juga meminta masyarakat memastikan apakah perusahaan penyalur tenaga kerja tersebut sudah resmi.

Hal itu juga perlu dilakukan agar masyarakat mendapatkan hak-hak perlindungan sosial, kesejahteraan dan hukum. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemkab Demak Gencarkan Bulan Imunisasi Kejar, 5.444 Anak Berisiko Zero Dose
Inspektorat Medan Optimalkan E-Audit untuk Cegah Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
Wabup Tapanuli Utara Hadiri WCCE 2026, Dorong Produk Kreatif Lokal Tembus Pasar Global
Prabowo Pimpin Sidang Kabinet, Tekankan Ketahanan Nasional dan Usut Tuntas Karhutla
Kemendikdasmen Latih Guru di Empat Provinsi untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
Bareskrim Telusuri Aset PT DSI Lebih dari Rp500 Miliar, Dana Korban Jadi Fokus
komentar
beritaTerbaru