Kamis, 22 Oktober 2026

Brebes Terbaik I Nasional Penurunan Stunting

Kamis, 21 September 2023 07:57 WIB
Brebes Terbaik I Nasional Penurunan Stunting
Ilustrasi Stunting.
Brebes (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes meraih penghargaan sebagai juara 1 daerah terbaik se Indonesia, dalam penghargaan bertajuk Early Childhood Care Nutrition and Education (ECCNE) Award, yang diselenggarakan oleh Seameo Refcon. Penghargaan diberikan secara daring, Selasa (19/9/2023).

Pj Bupati Brebes melalui Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes Apriyanto Sudarmoko menuturkan ECCNE adalah penghargaan yang diberikan oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization-Regional Centre for Food and Nutrition atau Organisasi Kementerian Pendidikan se Asia Tenggara, untuk keberhasilan daerah dalam penurunan stunting, melalui implementasi Program Anakku Sehat dan Cerdas di Indonesia.

Dijelaskan, ECCNE Award tahun 2023 diberikan kepada tiga daerah terbaik di Indonesia, yaitu Brebes, Bangka dan Lombok Timur. Tim Panelis penilaian ECCNE Award 2023 terdiri dari para pakar independen, yang berasal dari perguruan tinggi, Kementerian Pendidikan, Kementerian Pendidikan, BKKBN, dan para ahli di bidangnya.

“Kita patut bersyukur, berkat partisipasi aktif seluruh masyarakat, dunia usaha, dan seluruh stakeholder, kita bisa mendapatkan penghargaan dalam upaya penurunan stunting,” ujarnya.

Selain peraturan-peraturan yang dikeluarkan, Pemkab Brebes juga tengah melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan dan menanggulangi masalah stunting. Di antaranya pelatihan pendidik PAUD dengan menggunakan modul Anakku Sehat dan Cerdas, baik secara daring maupun luring, di semua desa/kelurahan se-Kabupaten Brebes. Kemudian, pembuatan modul Anakku Sehat dan Cerdas, dan penyusunan buku pedoman panganan lokal.

Selain itu, ada pula program pemberian makanan tambahan melalui Gerakan Minum Susu dan Makan Telur (Gerimis Telur), Gerakan Makan Ikan (Gemarikan), Perias Cegah Stunting (Rias Canting), Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), Aplikasi E- Stunting Sambang, dan yang terkini adalah Gerakan Atasi Stunting Donasi Telor (Gaspol).

“Selain itu, kita juga menguatkan kemitraan dengan nonpemerintah dan dunia usaha,” tambah Apri.

Ia menambahkan berdasarkan data dari aplikasi E-Stunting Sambang, secara keseluruhan dampak yang terlihat dari berbagai upaya yang telah dilakukan, adalah penurunan jumlah baduta stunting.

Pada Februari 2023, sebanyak 3.048 baduta tercatat mengalami stunting. Jumlah tersebut berkurang menjadi 395 baduta pada Agustus 2023.

Sementara itu, sampai Agustus, secara bertahap ada 600 baduta yang diberikan PMT, 313 baduta mendapatkan Gaspol, dan sebanyak 300 baduta diberikan program konsultasi dan pendampingan.

“Kita harus terus berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Brebes zero stunting, dan memastikan bahwa generasi emas Kabupaten Brebes lebih berkualitas dan berintegritas, serta memiliki daya saing,” pungkas Apri. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Wabup Tapanuli Utara Hadiri WCCE 2026, Dorong Produk Kreatif Lokal Tembus Pasar Global
Prabowo Pimpin Sidang Kabinet, Tekankan Ketahanan Nasional dan Usut Tuntas Karhutla
Kemendikdasmen Latih Guru di Empat Provinsi untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
Bareskrim Telusuri Aset PT DSI Lebih dari Rp500 Miliar, Dana Korban Jadi Fokus
Pemkab Temanggung Terapkan Sekolah Kalih Ngaji di 100 SD Negeri
Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Dorong Peningkatan Pendapatan Petani
komentar
beritaTerbaru