Selasa, 26 Mei 2026

Harga Anjlok, OPD Diminta Larisi Kencur

Sabtu, 09 September 2023 08:23 WIB
Harga Anjlok, OPD Diminta Larisi Kencur
Bupati Kudus Hartopo dalam rembuk tani poktan dan gapoktan Kecamatan Dawe dan Jekulo, di Pelataran Aula Gedung Serbaguna Desa Kandangmas, Dawe, Kamis (7/9/2023). (Dok/Kominfo Kudus)
Kudus (buseronline.com) - Menanggapi keluhan para petani atas anjloknya harga komoditas kencur, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kudus diminta untuk melarisi kencur para petani tersebut dengan harga normal.

Hal itu disampaikan Bupati Kudus Hartopo pada rembuk tani poktan dan gapoktan Kecamatan Dawe dan Jekulo, di Pelataran Aula Gedung Serbaguna Desa Kandangmas, Dawe.

Diketahui, semula harga kencur kisaran Rp20 ribu, kini menurun tajam hingga Rp6 ribu.

“Menyikapi harga komoditas kencur yang hancur, saya instruksikan kepada OPD untuk melarisinya dengan harga normal. Solusi dari kita saat ini,” ujar Hartopo.

Selain harga komoditas kencur yang merosot, Hartopo juga menyoroti permasalahan lain seperti ketersediaan pupuk subsidi, irigasi, hingga kerusakan alam.

Untuk itu, pihaknya meminta dinas terkait untuk memperhatikan keluhan-keluhan tersebut.

“Terkait ketersediaan pupuk subsidi, Dinas perdagangan saya minta untuk memantau ketersediaannya. Untuk aliran irigasi, selalu kita jalin komunikasi supaya pasokan air dari Logung cukup untuk kebutuhan pertanian, dan untuk kerusakan alam, saya harap kesadaran masyarakat bersama,” harapnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
Forsan Jateng Siapkan Program Pencegahan Kekerasan di Pesantren
161 Tim Mahasiswa Ramaikan Lomba Artikel Populer Program Pemprov Jateng
Sekolah Kartini Berdaya Dorong Perempuan Muda Melek Digital dan Hukum
Kementan Percepat Penetapan CPCL untuk Kejar Target Pengembangan Tebu Nasional 2026
Pemerintah Cabut 2.231 Izin Distributor Pupuk Bermasalah, Mafia Pangan Dibersihkan
komentar
beritaTerbaru