Selasa, 26 Mei 2026

IDI Buka Suara Terkait Viralnya Pandemi 2.0 Disebut Bakal Terjadi di 2023

Kamis, 07 September 2023 14:47 WIB
IDI Buka Suara Terkait Viralnya Pandemi 2.0 Disebut Bakal Terjadi di 2023
DR dr Muhammad Adib Khumaidi SpOT.
Jakarta (buseronline.com) - Baru-baru ini viral postingan di salah satu aplikasi media Twitter yang menyebut pandemi 2.0 alias pandemi kedua bakal muncul pada 2023.

Postingan tersebut juga menyebut bakal ada aturan lockdown hingga menggunakan masker dalam waktu sebulan hingga dua bulan.

"Pandemi 2.0 yang dijadwalkan tahun 2025, ternyata dimajukan, bukan di 2024, tetapi di 2023," imbuh cuitan tersebut.

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DR dr Muhammad Adib Khumaidi SpOT menanggapi hal tersebut.

Ia menyarankan agar masyarakat mempercayai informasi dari referensi atau sumber yang terpercaya.

Menurutnya, sumber yang menyebut pandemi 2.0 bakal muncul 2023 tidak ada dasar bukti ilmiah atau penelitian.

“Kita tidak melihat satu dasar konteks misalnya ini ada informasi-informasi yang belum ada dasar-dasar ilmiah," ujarnya.

"Jadi kami ingin mengimbau masyarakat mencari referensi terkait dengan problematika kesehatan jadi referensi dari masyarakat kesehatan yang itu menjadi referensi utama, misalnya Ikatan Dokter Indonesia atau dari perhimpunan dokter spesialis, itu ada informasi yang berasal yang kita dari lingkup global," tambah dr Adib saat ditemui media di Jakarta Pusat.

dr Adib juga menegaskan informasi yang beredar tersebut bukanlah berasal dari anggota IDI.

Menurutnya, informasi tersebut dituturkan secara personal.

"Bukan dari IDI, itu dari personal ya," tutup dr Adib. (R3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
Forsan Jateng Siapkan Program Pencegahan Kekerasan di Pesantren
161 Tim Mahasiswa Ramaikan Lomba Artikel Populer Program Pemprov Jateng
Sekolah Kartini Berdaya Dorong Perempuan Muda Melek Digital dan Hukum
Kementan Percepat Penetapan CPCL untuk Kejar Target Pengembangan Tebu Nasional 2026
komentar
beritaTerbaru