Jumat, 18 September 2026

Kemendikdasmen-BRIN Perkuat Pembinaan Peneliti Muda Menuju Ajang Internasional

Rabu, 29 April 2026 13:05 WIB
Kemendikdasmen-BRIN Perkuat Pembinaan Peneliti Muda Menuju Ajang Internasional
Kemendikdasmen melalui Puspresnas menjalin kolaborasi strategis dengan BRIN ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama, Senin (20/4/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menjalin kolaborasi strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memperkuat pembinaan generasi peneliti muda Indonesia.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama, Senin, yang difokuskan pada pengembangan talenta riset, khususnya bagi calon finalis Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) serta pemenang OPSI yang akan berkompetisi di tingkat internasional.

Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene Herdjiono menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam membangun budaya riset di kalangan pelajar.

"Melalui kolaborasi dengan BRIN, kami ingin memastikan murid memiliki pengalaman nyata dalam proses riset, mulai dari perencanaan hingga pelaporan," ujarnya dalam acara Open Talk BRIN bertajuk BRIN Menjemput Talenta Riset: Dari Sekolah hingga Panggung Dunia di Gedung BJ Habibie, Jakarta.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga membentuk karakter ilmiah yang kuat agar siswa mampu menghasilkan riset inovatif dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Melalui kerja sama ini, siswa akan mendapatkan pelatihan komprehensif, meliputi teknik pengambilan sampel, pengolahan data, penelusuran referensi ilmiah, penulisan laporan penelitian, serta pemahaman etika riset.

Selain itu, pemenang OPSI yang akan mengikuti kompetisi internasional akan memperoleh pendampingan langsung dari periset BRIN, baik secara daring maupun praktik di laboratorium.

Direktur Manajemen Talenta BRIN, Ajeng Arum Sari menekankan bahwa pengalaman praktik menjadi kunci dalam membangun kompetensi riset yang berdaya saing global.

"Pembelajaran berbasis praktik memungkinkan murid memahami proses riset secara menyeluruh, mulai dari eksperimen hingga penyusunan laporan ilmiah," jelasnya.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Murid Indonesia Borong Prestasi di iGeo 2026, Raih Dua Emas dan Satu Perunggu
Presiden Prabowo Tinjau Inovasi BRIN, Dorong Riset Perkuat Kemandirian Teknologi Nasional
Puspresnas: SIMT Bukan Instrumen Pemeringkatan Sekolah dan Perguruan Tinggi
KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset
Program Bina Talenta Indonesia Disosialisasikan Kemendikdasmen, Tingkatkan Talenta Nasional
FTBI Papua 2024: Generasi Muda Papua Didorong Jadi Penjaga Bahasa Ibu
komentar
beritaTerbaru