Jumat, 09 Oktober 2026

Puspresnas: SIMT Bukan Instrumen Pemeringkatan Sekolah dan Perguruan Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 18:47 WIB
Puspresnas: SIMT Bukan Instrumen Pemeringkatan Sekolah dan Perguruan Tinggi
Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono.

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional terus memperkuat transformasi layanan pembinaan talenta melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Murid.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, platform digital tersebut menjadi pangkalan data nasional untuk mendukung pengelolaan dan pembinaan talenta murid di Indonesia.

Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan bahwa SIMT hadir untuk memastikan seluruh prestasi murid dapat teridentifikasi dan terdokumentasi dengan baik.

"SIMT menjadi pangkalan data nasional yang mengidentifikasi prestasi murid agar tidak ada talenta yang terlewat. Saat ini sudah lebih dari 400 ribu murid berprestasi terdata di SIMT," ujar Irene di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, data yang tercatat dalam sistem tersebut berasal dari hasil kurasi serta berbagai ajang talenta yang diselenggarakan oleh Puspresnas.

Selain memperkuat pengelolaan data prestasi, Irene juga menegaskan bahwa informasi mengenai pemeringkatan perguruan tinggi maupun satuan pendidikan yang beredar di media sosial bukan berasal dari Puspresnas.

Menurutnya, masyarakat perlu lebih cermat dalam memverifikasi informasi yang tersebar di ruang digital. Untuk perguruan tinggi, pemeringkatan umumnya dilakukan oleh lembaga internasional seperti Times Higher Education dan QS World University Rankings.

Sementara itu, mutu sekolah biasanya diukur melalui asesmen nasional, akreditasi, dan indikator pendidikan lainnya. "Puspresnas tidak pernah menerbitkan informasi resmi terkait pemeringkatan prestasi perguruan tinggi dan satuan pendidikan sebagaimana yang beredar di media sosial dan media online," tegas Irene.

SIMT dikembangkan untuk mempermudah berbagai layanan pembinaan talenta, mulai dari pendataan murid, pengelolaan informasi ajang talenta, hingga pemantauan capaian prestasi.

Sistem yang terintegrasi ini memungkinkan satuan pendidikan, dinas pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya mengakses data secara cepat dan akurat sesuai kewenangan masing-masing.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
FLS3N 2026 Resmi Berakhir, Siswa Didorong Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya
OPSI 2026 Jadi Wadah Pengembangan Talenta Penelitian dan Inovasi Siswa
Pemprov Sumut Dorong PTS Sejajar dengan Perguruan Tinggi Negeri
Murid Indonesia Borong Prestasi di iGeo 2026, Raih Dua Emas dan Satu Perunggu
362 Putra-Putri Kabupaten Tegal Terima Beasiswa Sadesa untuk Kuliah
Kemendikdasmen-BRIN Perkuat Pembinaan Peneliti Muda Menuju Ajang Internasional
komentar
beritaTerbaru