Senin, 20 April 2026

Kemendikdasmen Rampungkan 349 Sekolah Hasil Revitalisasi di Sumatera Barat

Senin, 20 April 2026 20:14 WIB
Kemendikdasmen Rampungkan 349 Sekolah Hasil Revitalisasi di Sumatera Barat
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti memberikan kata sambutan saat meresmikan USB di TK Aisyah Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Jumat (17/4/2026).

Lima Puluh Kota (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menuntaskan revitalisasi 349 satuan pendidikan di Provinsi Sumatera Barat sepanjang tahun 2025.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, program ini menelan anggaran lebih dari Rp306 miliar, mencakup 31 PAUD, 135 SD, 93 SMP, 43 SMA, 16 SMK, 21 SLB, serta 10 SKB.

Peresmian dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, saat meresmikan Unit Sekolah Baru (USB) di TK Aisyah Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Jumat.

Dalam sambutannya, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa program revitalisasi menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. "Program ini merupakan wujud nyata dalam menghadirkan Pendidikan Bermutu untuk Semua," ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Kemendikdasmen juga mendorong digitalisasi pembelajaran. Sepanjang 2025, sebanyak 7.047 Interactive Flat Panel (IFP) telah disalurkan ke sekolah-sekolah di Sumatera Barat, menjangkau 1.110 PAUD, 4.236 SD, 867 SMP, 350 SMA, 164 SMK, 187 SLB, dan 133 SKB.

Abdul Mu'ti menyebut, pemerataan fasilitas pendidikan menjadi kunci untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik.

"Kami ingin memastikan setiap satuan pendidikan memiliki layanan yang baik agar anak-anak dapat berkembang dan memberi dampak positif bagi masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyoroti program Wajib Belajar 13 Tahun yang menekankan pentingnya pendidikan sejak usia dini.

Mulai tahun 2026, pemerintah akan memperluas Program Indonesia Pintar (PIP) hingga jenjang taman kanak-kanak dengan sasaran lebih dari 880 ribu murid, masing-masing menerima bantuan Rp450 ribu per tahun.

"Pendidikan anak usia dini adalah fondasi penting dalam pembentukan karakter dan keberhasilan pendidikan di jenjang berikutnya," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, mengapresiasi program revitalisasi tersebut. Ia menilai peningkatan sarana dan prasarana pendidikan akan berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran di daerahnya.

"Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah. Ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah kami," ujar Safni.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas pendidikan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dalam agenda tersebut, Menteri Abdul Mu'ti turut meresmikan 33 sekolah yang tersebar di Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Rinciannya meliputi 2 PAUD, 18 SD, 4 SMP, 6 SMA, dan 3 SLB. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemerintah Perkuat Kualitas Guru Demi Pemerataan Pendidikan
Revitalisasi 16 Ribu Sekolah, SD Negeri Tando NTT Jadi Prioritas 2026
Revitalisasi Sekolah Diperkuat, Kemendikdasmen Prioritaskan Daerah 3T dan Sekolah Rusak
Kemendikdasmen Sosialisasikan Kebijakan Dana BOSP 2026 Lewat Webinar Nasional
Kemendikdasmen Genjot Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing untuk Siswa SMK
Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah
komentar
beritaTerbaru