Menurut Jihan, pendidikan merupakan instrumen utama dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. Ia juga mengapresiasi rapat koordinasi tersebut sebagai ruang kolaborasi strategis bagi para pemangku kepentingan.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, tetap berkomitmen meningkatkan kualitas guru meski menghadapi keterbatasan fiskal. Sejumlah langkah telah dilakukan, seperti pembebasan biaya komite di SMA negeri serta berbagai program inovatif untuk mengatasi persoalan akses dan distribusi guru.
Namun, ia mengakui masih terdapat tantangan yang perlu diatasi bersama, seperti kesenjangan akses pendidikan di wilayah 3T, distribusi guru yang belum merata, serta kebutuhan penguatan infrastruktur dan transformasi digital.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, transformasi pendidikan nasional diharapkan dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (R)
beritaTerkait
komentar