Minggu, 19 April 2026

Densus 88 Gelar Roadshow “Ratakan Bali Pro Max” di 70 Sekolah, Tangkal Radikalisme Sejak Dini

Minggu, 19 April 2026 12:40 WIB
Densus 88 Gelar Roadshow “Ratakan Bali Pro Max” di 70 Sekolah, Tangkal Radikalisme Sejak Dini
Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri menggelar program “Ratakan Bali Pro Max” sebagai upaya memperkuat ketahanan ideologi Pancasila di kalangan pelajar, Jumat (17/4/2026).

Bali (buseronline.com) - Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri menggelar program "Ratakan Bali Pro Max" sebagai upaya memperkuat ketahanan ideologi Pancasila di kalangan pelajar.

Dilansir dari laman Humas Polri, kegiatan ini dikemas dalam bentuk roadshow sosialisasi wawasan kebangsaan yang menyasar 70 sekolah tingkat SLTA di seluruh Provinsi Bali, berlangsung pada 13 hingga 23 April 2026.

Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Polda Bali, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, serta Dinas Pendidikan Provinsi Bali guna memperluas jangkauan edukasi kepada pelajar.

Baca Juga: Densus 88 AT Polri Lakukan Vaksinasi IRET untuk 300 Santri

Mewakili Direktur Pencegahan Densus 88, Kombes Pol Moh Dofir menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan berjiwa nasionalis.

"Sekolah menjadi garda terdepan dalam membangun karakter pelajar yang toleran dan cinta Tanah Air. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat daya tangkal terhadap paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman komprehensif terkait nilai-nilai Pancasila, pentingnya toleransi, serta bahaya ekstremisme dan terorisme yang dapat berkembang dari lingkungan sekitar maupun ruang digital.

Selain itu, isu perundungan (bullying) juga menjadi perhatian utama. Aparat menilai perilaku intoleransi dan bullying berpotensi menjadi pintu masuk berkembangnya paham radikal jika tidak ditangani sejak dini.

"Edukasi dan deteksi dini menjadi kunci utama dalam mencegah berkembangnya radikalisme di kalangan generasi muda," tambahnya.

Melalui program ini, para pelajar didorong untuk menjadi agen perubahan dengan menanamkan empati sosial, menjaga persatuan, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi di era digital.

Polri berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Densus 88 dan Kesbangpol Palembang Perkuat Deteksi Dini Radikalisme Jelang Nataru
Densus 88 dan Kesbangpol Palembang Gelar Sosialisasi Tangkal Radikalisme untuk ASN
Pencegahan Radikalisme Jadi Fokus Sosialisasi Densus 88 untuk CPNS Halmahera Utara
komentar
beritaTerbaru