Sabtu, 24 Oktober 2026

Densus 88 AT Polri Lakukan Vaksinasi IRET untuk 300 Santri

Jumat, 20 Februari 2026 09:12 WIB
Densus 88 AT Polri Lakukan Vaksinasi IRET untuk 300 Santri
Personel Densus 88 AT Polri bersama pengurus dan ratusan santri Pondok Pesantren Malika Islamic Boarding School berfoto usai kegiatan sosialisasi pencegahan intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme di Tangerang, Rabu (18/2/2026). (Dok/Humas Polri)
Tangerang (buseronline.com) - Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan menggelar kegiatan SOSBANG SANTUY (Santri Tangguh Ideologi) di Malika Islamic Boarding School, Rabu. Kegiatan ini diikuti sekitar 300 santri tingkat SMP dan SMA.

Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai ideologi, proses radikalisasi, serta potensi bahaya ruang digital kepada para pelajar pesantren.

Dalam pemaparannya, dilansir dari laman Humas Polri, Rudiana Bachrie menekankan pentingnya toleransi, moderasi beragama, serta pencegahan IRET (Intoleransi, Radikalisme, dan Ekstremisme) baik di lingkungan pesantren maupun masyarakat luas.

“Kegiatan ini untuk menguatkan santri sebagai kader garda terdepan generasi penerus bangsa yang berperan aktif dalam mengkampanyekan nilai toleransi dan pencegahan IRET,” ujarnya.

Selain materi edukasi, kegiatan juga menghadirkan Umar Khairi yang berbagi pengalaman serta memberikan motivasi kepada para santri agar tidak terpengaruh paham ekstremisme.

Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Indonesia, sekaligus memperkuat ketahanan ideologi di kalangan generasi muda. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi Rp9,65 Miliar ke Pemprov DKI, Bakal Jadi Pos Damkar
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, 100 Orang Ikuti Donor Darah Serentak
Diskominfo Toba Hadiri Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah Daerah se-Sumut
Pemkab Tapanuli Utara Usulkan Tiga Ruas Jalan Provinsi Sepanjang 76 Km Jadi Jalan Nasional
Prabowo Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Petani dan Nelayan Jadi Sasaran
Pemprov Sumut Ingatkan ASN Waspadai Investasi Bodong dan Judi Online
komentar
beritaTerbaru