Kementan Pacu Gerakan Tanam Serentak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi
Sukabumi (buseronline.com) Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat gerakan tanam serentak seluas sekitar 50 ribu hektare yang terseba
Ekonomi 16 menit lalu
Pekalongan (buseronline.com) - Di tengah musibah banjir yang melanda Kota Pekalongan, secercah harapan hadir bagi Fitria (27), perempuan penyandang disabilitas mental dan fisik yang selama ini belum pernah mengenyam pendidikan formal. Harapan tersebut muncul berkat kunjungan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen ke lokasi pengungsian.
Peristiwa tersebut terjadi saat Wagub Jateng meninjau posko pengungsian banjir di Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Senin. Di lokasi tersebut, tercatat sebanyak 449 warga mengungsi akibat banjir yang merendam permukiman mereka.
Saat menyapa para pengungsi, perhatian Taj Yasin tertuju pada sosok Fitria yang berada bersama ibunya, Siti Qomariah (52), warga Kelurahan Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat. Wagub kemudian berbincang langsung dengan sang ibu untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan keluarga tersebut.
Dari perbincangan itu terungkap bahwa Fitria belum pernah mengenyam pendidikan formal. Keterbatasan fisik dan mental yang dimiliki Fitria, ditambah dengan kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan, menjadi alasan utama ia tidak pernah bersekolah.
Mendengar hal tersebut, dilansir dari laman Humas Jateng, Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin itu langsung meminta ajudannya untuk mendata Fitria. Ia juga menyatakan komitmennya untuk membantu agar Fitria dapat segera memperoleh akses pendidikan yang layak.
“Harus dipastikan sekolahnya bagaimana,” ujar Gus Yasin di hadapan para pengungsi.
Ia juga secara khusus menitipkan Fitria kepada Camat Pekalongan Barat agar proses pendidikan dapat segera direalisasikan melalui koordinasi lintas instansi.
“Pak Camat, kula nitip anak ini untuk bisa sekolah,” ucapnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Camat Pekalongan Barat M Natsir menyatakan kesiapannya untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan guna menentukan sekolah yang paling sesuai dengan kondisi Fitria.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, sekolah mana yang paling tepat untuk sang anak,” jelasnya.
Bagi Siti Qomariah, perhatian dan bantuan yang diberikan Wakil Gubernur Jawa Tengah itu menjadi momen yang sangat mengharukan. Selama ini, ia mengaku belum mampu menyekolahkan anaknya karena keterbatasan ekonomi dan kondisi keluarga.
Siti bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang harus berangkat sejak pagi dan baru pulang pada sore hari. Sementara itu, suaminya dalam kondisi sakit-sakitan sehingga tidak mampu membantu mengantar atau mendampingi Fitria.
“Saya tidak bisa mengantarkan, bapaknya juga sakit-sakitan. Kalau saya tidak kerja, tidak makan,” tutur Siti dengan suara lirih.
Ia pun mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diterima. Sebelumnya, Fitria telah mendapatkan bantuan kursi roda dari Dinas Sosial. Namun, bantuan pendidikan yang dijanjikan tersebut dinilai menjadi harapan terbesar bagi masa depan anaknya.
“Senang sekali dapat bantuan. Baru kali ini ada yang memberi beasiswa sekolah,” ucap Siti dengan mata berkaca-kaca.
Melalui intervensi langsung dari Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut, diharapkan Fitria dapat segera mengenyam pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya, sekaligus menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang inklusif bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas. (R)
Sukabumi (buseronline.com) Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat gerakan tanam serentak seluas sekitar 50 ribu hektare yang terseba
Ekonomi 16 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan program nasional bertajuk Desa Matang Pengadaan sebagai upaya m
Hukum & Peristiwa satu jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL)
Ekonomi 3 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah
Pendidikan 3 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memastikan kesiapan sektor peternakan dalam menghadapi Idul Ad
Kesehatan 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus memperkuat kerja sama bilateral dengan Jepang dalam penin
Ekonomi 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia FAO memperingatkan potensi krisis pangan global akibat meningkatnya ketega
Ekonomi 6 jam lalu
Kupang (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti berbagai potensi kerawanan korupsi dalam pelaksanaan Seleksi Penerim
Hukum & Peristiwa 6 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menilai potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak opsen M
Ekonomi 7 jam lalu
Rembang (buseronline.com) Mulai 1 Juni 2026, layanan pemasangan ring jantung atau kateterisasi jantung (cath lab) di RSUD dr R Soetrasno R
Kesehatan 8 jam lalu