Minggu, 24 Mei 2026

Penyandang Disabilitas Kini Bisa Sekolah Berkat Dukungan Wagub Jateng

Rabu, 21 Januari 2026 09:06 WIB
Penyandang Disabilitas Kini Bisa Sekolah Berkat Dukungan Wagub Jateng
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berdialog dengan pengungsi penyandang disabilitas di posko pengungsian Aula Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Senin (19/1/2026). (Dok/Humas Jateng)

Pekalongan (buseronline.com) - Di tengah musibah banjir yang melanda Kota Pekalongan, secercah harapan hadir bagi Fitria (27), perempuan penyandang disabilitas mental dan fisik yang selama ini belum pernah mengenyam pendidikan formal. Harapan tersebut muncul berkat kunjungan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen ke lokasi pengungsian.


Peristiwa tersebut terjadi saat Wagub Jateng meninjau posko pengungsian banjir di Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Senin. Di lokasi tersebut, tercatat sebanyak 449 warga mengungsi akibat banjir yang merendam permukiman mereka.


Saat menyapa para pengungsi, perhatian Taj Yasin tertuju pada sosok Fitria yang berada bersama ibunya, Siti Qomariah (52), warga Kelurahan Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat. Wagub kemudian berbincang langsung dengan sang ibu untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan keluarga tersebut.


Dari perbincangan itu terungkap bahwa Fitria belum pernah mengenyam pendidikan formal. Keterbatasan fisik dan mental yang dimiliki Fitria, ditambah dengan kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan, menjadi alasan utama ia tidak pernah bersekolah.


Mendengar hal tersebut, dilansir dari laman Humas Jateng, Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin itu langsung meminta ajudannya untuk mendata Fitria. Ia juga menyatakan komitmennya untuk membantu agar Fitria dapat segera memperoleh akses pendidikan yang layak.


“Harus dipastikan sekolahnya bagaimana,” ujar Gus Yasin di hadapan para pengungsi.


Ia juga secara khusus menitipkan Fitria kepada Camat Pekalongan Barat agar proses pendidikan dapat segera direalisasikan melalui koordinasi lintas instansi.


“Pak Camat, kula nitip anak ini untuk bisa sekolah,” ucapnya.


Menindaklanjuti arahan tersebut, Camat Pekalongan Barat M Natsir menyatakan kesiapannya untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan guna menentukan sekolah yang paling sesuai dengan kondisi Fitria.


“Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, sekolah mana yang paling tepat untuk sang anak,” jelasnya.


Bagi Siti Qomariah, perhatian dan bantuan yang diberikan Wakil Gubernur Jawa Tengah itu menjadi momen yang sangat mengharukan. Selama ini, ia mengaku belum mampu menyekolahkan anaknya karena keterbatasan ekonomi dan kondisi keluarga.


Siti bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang harus berangkat sejak pagi dan baru pulang pada sore hari. Sementara itu, suaminya dalam kondisi sakit-sakitan sehingga tidak mampu membantu mengantar atau mendampingi Fitria.


“Saya tidak bisa mengantarkan, bapaknya juga sakit-sakitan. Kalau saya tidak kerja, tidak makan,” tutur Siti dengan suara lirih.


Ia pun mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diterima. Sebelumnya, Fitria telah mendapatkan bantuan kursi roda dari Dinas Sosial. Namun, bantuan pendidikan yang dijanjikan tersebut dinilai menjadi harapan terbesar bagi masa depan anaknya.


“Senang sekali dapat bantuan. Baru kali ini ada yang memberi beasiswa sekolah,” ucap Siti dengan mata berkaca-kaca.


Melalui intervensi langsung dari Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut, diharapkan Fitria dapat segera mengenyam pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya, sekaligus menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang inklusif bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kementan Pacu Gerakan Tanam Serentak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi
KPK Luncurkan Program “Desa Matang Pengadaan” untuk Perkuat Pencegahan Korupsi Dana Desa
PSEL Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking 2026, Olah hingga 1.700 Ton Sampah per Hari
Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus
Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja
komentar
beritaTerbaru