Jumat, 10 April 2026

Bunda PAUD Jateng Dampingi Anak-Anak Pekalongan yang Terdampak Banjir Lewat Trauma Healing

Rabu, 21 Januari 2026 06:16 WIB
Bunda PAUD Jateng Dampingi Anak-Anak Pekalongan yang Terdampak Banjir Lewat Trauma Healing
Bunda PAUD Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin berinteraksi dan memberikan layanan trauma healing kepada anak-anak terdampak banjir di lokasi pengungsian Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Barat, Senin (19/1/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)

Pekalongan (buseronline.com) - Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memberikan layanan trauma healing atau pemulihan psikologis bagi anak-anak yang terdampak banjir di Kota Pekalongan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi pengungsian Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Barat, Senin.


Di lokasi pengungsian tersebut, tercatat sebanyak 83 anak berusia 6 hingga 16 tahun yang mengungsi pascabencana banjir yang melanda wilayah Pekalongan pada Sabtu (17/1/2025). Anak-anak tersebut berasal dari sejumlah wilayah terdampak genangan air yang cukup parah.


Dalam suasana penuh kehangatan dan keceriaan, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif untuk mengurangi trauma akibat bencana. Sejumlah kegiatan yang dilakukan meliputi bermain bersama, bercerita, bernyanyi, menggambar, hingga permainan kelompok yang dirancang untuk menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan di tengah situasi pengungsian.


Dilansir dari laman Diskominfo Jateng, Bunda PAUD Jateng Nawal Arafah Yasin turut hadir dan berinteraksi langsung dengan anak-anak pengungsi. Didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Nawal memantau jalannya kegiatan trauma healing sekaligus memberikan bantuan berupa buku bacaan dan peralatan sekolah bagi anak-anak terdampak banjir.


Nawal menegaskan, pemulihan kondisi psikologis anak usia dini merupakan hal yang sangat penting pascabencana, agar anak-anak tidak mengalami gangguan mental berkepanjangan serta dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan baik.


“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara PKK Kota Pekalongan, Pokja Bunda PAUD Jawa Tengah, dan IGTKI. Kami memberikan layanan trauma healing untuk membantu anak-anak mengurangi trauma pascabencana,” ujar Nawal usai meninjau lokasi pengungsian di Kecamatan Pekalongan Barat.


Menurutnya, layanan trauma healing tersebut bertujuan untuk mempersiapkan mental anak agar siap kembali bersekolah, sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan keceriaan bagi anak-anak yang harus tinggal sementara di pengungsian.


“Anak-anak adalah kelompok paling rentan terdampak secara psikologis. Dengan kegiatan ini, kami berharap mereka bisa kembali ceria, merasa aman, dan tidak terus dibayangi rasa takut akibat banjir,” tambah Ketua TP PKK Jateng tersebut.


Selain fokus pada anak-anak, Nawal juga mengimbau masyarakat terdampak banjir untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, atas arahan Gubernur Ahmad Luthfi, telah menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan pokok kepada warga di lokasi pengungsian.


“Karena curah hujan masih cukup tinggi, kami mengimbau warga yang rumahnya sudah tergenang air untuk tetap berada di pengungsian demi keselamatan. Pemerintah memastikan logistik dan kebutuhan dasar akan terus terpenuhi,” jelasnya.


Ia juga meminta masyarakat untuk menjaga kesehatan selama berada di pengungsian dan bersabar hingga kondisi memungkinkan untuk kembali ke rumah masing-masing.


Salah satu siswi terdampak banjir, Rizkiya, mengaku senang dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan di lokasi pengungsian. Menurutnya, aktivitas tersebut membuat dirinya tidak merasa bosan meski harus meninggalkan rumah sementara waktu.


“Senang bisa bermain dan menggambar bersama teman-teman. Bukunya juga sangat membantu, karena buku di rumah basah kena banjir. Ini kan mau masuk semester dua,” ungkap siswi kelas IX SMPN 4 Pekalongan tersebut.


Melalui trauma healing ini, diharapkan anak-anak terdampak banjir di Kota Pekalongan dapat berangsur pulih secara emosional dan kembali menjalani aktivitas keseharian dengan lebih baik. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Momen HUT ke-80 TNI AU, Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur
PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Warga Iran
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, Perkuat Daya Saing dan Akses Pasar
Pertamina Borong PROPER 2026, Sabet 14 Emas dan 108 Hijau
Jabar Bangun PSEL di Sarimukti dan Kayumanis, Sampah Diolah Jadi Listrik
Bupati Taput Tegaskan Disiplin ASN dan Optimalisasi Aset Daerah
komentar
beritaTerbaru