Jumat, 10 April 2026

Komik, Aksi, dan Dialog Publik Jadi Medium Humanisasi Polri di Festival Komik Polisi Penolong 2026

Selasa, 20 Januari 2026 09:06 WIB
Komik, Aksi, dan Dialog Publik Jadi Medium Humanisasi Polri di Festival Komik Polisi Penolong 2026
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Karyoto berfoto bersama para pemenang Lomba Komik “Polisi Penolong” 2026 pada Festival Komik Polisi Penolong yang digelar di kawasan Car Free Day Bundaran HI, Jakarta, Minggu (18/1/2026). (Dok

Jakarta (buseronline.com) - Upaya membangun kembali kedekatan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan masyarakat, khususnya generasi muda, terus dilakukan melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. Salah satunya diwujudkan melalui Festival Komik Polisi Penolong 2026 yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta, Minggu pagi.


Festival tersebut merupakan puncak rangkaian Lomba Komik “Polisi Penolong” 2026, sebuah inisiatif berbasis storytelling visual yang mengajak publik, terutama kalangan anak muda, untuk merekam dan menyampaikan kisah-kisah positif tentang polisi melalui medium komik.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, SIK, beserta jajaran Baharkam Polri, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun citra Polri yang humanis, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.


Dalam beberapa tahun terakhir, citra Polri di ruang publik, khususnya di media sosial, menghadapi tantangan yang cukup serius. Padahal di lapangan, masih banyak personel Polri yang hadir sebagai penolong pertama saat terjadi bencana alam, kecelakaan, konflik sosial, hingga berbagai situasi darurat lainnya.


“Komik dipilih karena menjadi bahasa yang dekat dengan generasi muda. Ringkas, visual, menyentuh, dan mudah dibagikan. Lewat komik, publik diajak melihat polisi dari sisi kemanusiaan,” ujar salah satu inisiator kegiatan di sela-sela acara.


Lomba Komik “Polisi Penolong” sendiri telah dilaksanakan pada November hingga Desember 2025 dan diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari ratusan karya yang masuk, sebanyak 15 karya terbaik serta 1 karya favorit dipamerkan dalam festival ini sekaligus diumumkan sebagai pemenang.


Dewan juri lomba terdiri dari Jan Praba selaku seniman dan komikus nasional, Wahyu Aditia sebagai komikus digital nasional, serta Hasby Ristama yang juga merupakan inisiator Lomba Komik Polisi Penolong.


Melalui festival ini, masyarakat juga diajak melihat secara langsung kemampuan dan kelengkapan peralatan Polri dalam menjalankan fungsi sebagai penolong dan penyelamat.


Sejumlah satuan kerja di bawah Baharkam Polri turut ambil bagian, di antaranya Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), termasuk Polair dan Poludara yang sebelumnya viral saat membantu penanganan bencana di Sumatra melalui jalur udara dan laut.


Selain itu, dilansir dari laman Humas Polri, Korps Sabhara turut menghadirkan Polisi Pariwisata Pamobvit, tim rescue Perintis Samapta, hingga Polisi Satwa (K9) yang memiliki peran penting dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana.


Salah satu anjing pelacak legendaris, K9 Reno, yang gugur saat bertugas mencari korban bencana di Sumatra, bahkan menjadi inspirasi dalam salah satu karya komik peserta lomba.


Jajaran Binmas Polri juga turut hadir, termasuk sosok Pak Purnomo – Polisi Baik, yang dikenal luas karena dedikasi dan pendekatan kemanusiaannya kepada masyarakat. Kehadirannya menjadi simbol nyata polisi yang hadir, mendengar, dan membantu warga.


Festival Komik Polisi Penolong 2026 dirancang sebagai ruang terbuka bagi masyarakat dengan beragam kegiatan interaktif, mulai dari lomba menggambar komik untuk anak-anak sekolah dasar, lomba lukis Polisi Penolong secara spontan, senam Zumba bersama, pameran foto serta peralatan rescue Polri, hingga panggung dialog dan “curhat publik” terkait pengalaman, kritik, dan harapan masyarakat terhadap Polri.


Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan personel Polri, berdialog, bertanya, hingga menyampaikan aspirasi secara terbuka, sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan dan kemitraan antara Polri dan masyarakat. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah
1,8 Juta Lebih Siswa Ikuti Hari Pertama TKA SMP, Pelaksanaan Berjalan Lancar
TKA SMP/MTs Digelar, Siswa SMPLB Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
komentar
beritaTerbaru