Kementan Pacu Gerakan Tanam Serentak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi
Sukabumi (buseronline.com) Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat gerakan tanam serentak seluas sekitar 50 ribu hektare yang terseba
Ekonomi 16 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dengan Charge d’Affaires Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Myochin Mitsuru, di Jakarta, Rabu.
Pertemuan ini membahas penguatan dan perluasan kerja sama yang lebih terarah dan berdampak nyata, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan riset, inovasi teknologi, serta hilirisasi hasil penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan nasional.
Dilansir dari laman Diktisaintek, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis sebagai mitra Jepang, baik dari sisi potensi ekonomi, jumlah penduduk usia produktif, maupun kebutuhan pengembangan teknologi dan inovasi.
“Indonesia adalah negara yang sangat berbeda dan memiliki ekonomi yang besar. Melalui kolaborasi dengan Jepang, kami melihat potensi besar untuk bekerja sama dalam bidang pendidikan tinggi, ekonomi, bisnis, dan teknologi. Kami berharap volume serta cakupan kerja sama ini dapat terus ditingkatkan,” ujar Brian.
Dalam bidang pendidikan, kedua pihak sepakat untuk memperluas kerja sama melalui peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen, pengembangan program gelar bersama (joint degree), serta penguatan skema pendidikan lintas negara. Jepang juga menyatakan minat untuk meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi di Jepang sebagai bagian dari penguatan talenta global.
Pengembangan sumber daya manusia dibahas melalui dua jalur utama, yakni jalur tenaga terampil dan peneliti profesional yang dibutuhkan industri, serta jalur mahasiswa yang menempuh pendidikan formal di Jepang. Skema ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja berkualitas sekaligus memperkaya pengalaman akademik dan budaya generasi muda Indonesia.
Selain sektor pendidikan, kolaborasi riset dan pengembangan sains terapan juga menjadi perhatian utama. Kerja sama riset diarahkan tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga mendorong inovasi yang dapat diimplementasikan oleh industri dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi kedua negara.
Charge d’Affaires Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Myochin Mitsuru, menyampaikan komitmen Jepang untuk terus memperkuat kemitraan dengan Indonesia, khususnya dalam mendukung pengembangan talenta, riset, dan teknologi yang berorientasi pada kebutuhan masa depan.
Pertemuan tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti pembahasan melalui koordinasi teknis dan pertemuan lanjutan antara kedua pihak.
Kemdiktisaintek menegaskan bahwa penguatan kerja sama Indonesia–Jepang sejalan dengan kebijakan Diktisaintek Berdampak, yakni pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan. (R)
Sukabumi (buseronline.com) Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat gerakan tanam serentak seluas sekitar 50 ribu hektare yang terseba
Ekonomi 16 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan program nasional bertajuk Desa Matang Pengadaan sebagai upaya m
Hukum & Peristiwa satu jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL)
Ekonomi 3 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah
Pendidikan 3 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memastikan kesiapan sektor peternakan dalam menghadapi Idul Ad
Kesehatan 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus memperkuat kerja sama bilateral dengan Jepang dalam penin
Ekonomi 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia FAO memperingatkan potensi krisis pangan global akibat meningkatnya ketega
Ekonomi 6 jam lalu
Kupang (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti berbagai potensi kerawanan korupsi dalam pelaksanaan Seleksi Penerim
Hukum & Peristiwa 6 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menilai potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak opsen M
Ekonomi 7 jam lalu
Rembang (buseronline.com) Mulai 1 Juni 2026, layanan pemasangan ring jantung atau kateterisasi jantung (cath lab) di RSUD dr R Soetrasno R
Kesehatan 8 jam lalu