Sabtu, 18 Juli 2026

FK PKBM Hadirkan Layanan Pendidikan Nonformal, Wagub Erwan Berikan Apresiasi

Kamis, 15 Januari 2026 09:18 WIB
FK PKBM Hadirkan Layanan Pendidikan Nonformal, Wagub Erwan Berikan Apresiasi
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan sambutan saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Jawa Barat di Bandung, Selasa (13/1/2026). (Dok/Humas Jabar)

Bandung (buseronline.com) - Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan apresiasi terhadap konsistensi Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Jawa Barat dalam menghadirkan layanan pendidikan nonformal bagi masyarakat, Selasa di Bandung.


“PKBM bukan sekadar lembaga belajar, tetapi menjadi ruang harapan masyarakat kurang mampu untuk mengejar ketertinggalan dalam pendidikan,” ujar Erwan saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW FK PKBM Jawa Barat.


Erwan menekankan bahwa melalui PKBM, masyarakat yang kurang beruntung mendapat kesempatan kedua untuk meningkatkan kualitas hidup, mendapatkan pembekalan karakter, serta belajar kemandirian. Hal ini sejalan dengan program Gapura Panca Waluya yang menjadi fokus pembangunan karakter masyarakat di Jawa Barat.


Dilansir dari laman Humas Jabar, Rakerwil DPW FK PKBM Jawa Barat tidak hanya menjadi ajang evaluasi kebijakan, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan langkah-langkah peningkatan kualitas pendidikan nonformal ke depan.


“Pendidikan nonformal tidak dapat dipisahkan dari sistem pendidikan formal. Sinergi dan jejaring dengan pemerintah serta dunia usaha harus diperkuat agar adaptif terhadap kondisi saat ini dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Wagub Erwan.


Dalam kesempatan yang sama, Erwan memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendukung program FK PKBM melalui dana hibah tahun 2026 atau melalui anggaran dari Dinas Pendidikan Jawa Barat.


Hingga saat ini, FK PKBM Jawa Barat telah mengelola sekitar 3.200 sekolah nonformal Paket A, B, dan C dengan total murid lebih dari 107 ribu orang, didukung sekitar 7.500 tenaga pengajar.


Rakerwil ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat layanan pendidikan nonformal sehingga lebih merata dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan kesempatan belajar kedua. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Prabowo: Bila Perlu Anggaran Pertahanan dan Polri Dikurangi demi Hapus Kemiskinan
Wagub Sumut Ajak Prancis Perkuat Kerja Sama Strategis
Polri Gandeng Kampus Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus
Korlantas Polri Gelar Pelatihan Pengoperasionalan Mobil Dikmas Lantas 2026 di Cibubur
Wagub Jateng Usulkan Pendidikan Vokasi Dimulai Sejak Jenjang SMP
Astamaops Kapolri Dorong Integrasi Layanan 110 dan Command Center di Polresta Sorong Kota
komentar
beritaTerbaru