Minggu, 24 Mei 2026

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Perkuat Upaya Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem

Senin, 12 Januari 2026 14:08 WIB
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Perkuat Upaya Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya pada peninjauan fasilitas sekolah rakyat di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026).
Kalimantan Selatan (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Acara peresmian digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa 166 Sekolah Rakyat yang diresmikan hari ini merupakan langkah awal dari target besar pemerintah hingga 2029. Pemerintah menargetkan pembangunan total 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

“Hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029. Insya Allah akan tercapai,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Setiap sekolah direncanakan mampu menampung hingga 1.000 murid, sehingga secara keseluruhan program ini dapat menjangkau sekitar 500 ribu peserta didik di seluruh Indonesia.

“Ujungnya sasaran kita adalah tiap Sekolah Rakyat adalah seribu murid. Berarti sasaran kita nanti 500 ribu murid,” ungkap Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat sejalan dengan visi pemerintah untuk menghapus kemiskinan ekstrem. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bekerja sama menghilangkan kemiskinan dan kelaparan di Indonesia.

“Saya mengajak seluruh bangsa Indonesia, mari kita bersatu, mari kita kerja sama untuk menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia,” ucapnya.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kepercayaan diri bangsa dan optimisme terhadap kemampuan Indonesia untuk terus maju. Ia menegaskan bahwa perjuangan bangsa berada di jalur yang benar.

“Kita berada di jalan yang benar. Kita tidak ragu-ragu. Apa pun yang terjadi, kita akan terus dalam perjuangan demi bangsa dan rakyat Indonesia,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial beserta jajaran dan seluruh kementerian/lembaga terkait yang telah mendukung program Sekolah Rakyat. Ia juga memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga pendidik yang menjadi garda terdepan dalam membina generasi penerus bangsa.

“Terima kasih sekali lagi semua unsur yang bekerja keras untuk seluruh rakyat. Terima kasih anak-anakku atas semangatmu. Guru-guru, terima kasih. Kepala sekolah, terima kasih. Saya minta dibina dengan baik. Guru harus selalu memberi contoh,” tutup Presiden Prabowo.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi fondasi pendidikan inklusif bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjadi sarana strategis dalam upaya memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia. (P3)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kementan Pacu Gerakan Tanam Serentak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi
KPK Luncurkan Program “Desa Matang Pengadaan” untuk Perkuat Pencegahan Korupsi Dana Desa
PSEL Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking 2026, Olah hingga 1.700 Ton Sampah per Hari
Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus
Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja
komentar
beritaTerbaru