Minggu, 24 Mei 2026

Mendiktisaintek Sambut Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Riset

Jumat, 02 Januari 2026 11:08 WIB
Mendiktisaintek Sambut Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Riset
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kanan) berdialog dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng (kiri) dalam pertemuan penguatan kolaborasi pendidikan tinggi dan riset di Jakarta, Rabu (31/12/2
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menerima kunjungan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi strategis di bidang pendidikan tinggi, sains, dan riset antara kedua negara, Rabu.

Pertemuan tersebut sejalan dengan komitmen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam mendorong implementasi kebijakan Diktisaintek Berdampak, yakni kebijakan yang menekankan kerja sama internasional yang berorientasi pada hasil nyata bagi pembangunan nasional.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai peluang penguatan kolaborasi antar institusi pendidikan tinggi Indonesia dan Singapura. Kerja sama yang dibahas meliputi program pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset bersama, pelatihan sumber daya manusia, serta pengembangan bidang-bidang strategis seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), nanoteknologi, energi terbarukan, dan keberlanjutan lingkungan.

Dilansir dari laman Diktisaintek, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menegaskan bahwa kerja sama internasional di sektor pendidikan tinggi dan riset harus memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi penguatan kapasitas nasional.

“Kami benar-benar ingin belajar banyak hal dari Singapura, khususnya bagaimana mengembangkan universitas dan riset. Kami ingin membawa universitas-universitas kami untuk terus bertumbuh dan belajar dari universitas terkemuka seperti National University of Singapore (NUS),” ujar Brian.

Ia menyampaikan bahwa hubungan kerja sama antar perguruan tinggi Indonesia dan Singapura sejauh ini telah terjalin dengan baik dan akan terus diperluas melalui pendekatan people-to-people contact.

Salah satu langkah konkret yang didorong adalah keterlibatan dosen dan profesor senior dari Singapura sebagai mentor maupun visiting professor di perguruan tinggi Indonesia, serta penguatan riset bersama yang berorientasi pada solusi atas tantangan pembangunan.

Pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya program pertukaran mahasiswa yang memberikan pengalaman langsung di lapangan. Mahasiswa Singapura didorong untuk belajar dan melakukan kegiatan akademik di berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya di kota-kota besar.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman kontekstual, empati sosial, serta literasi tentang Indonesia sebagai negara dengan keragaman sosial dan tantangan pembangunan yang nyata.

Selain itu, kerja sama pelatihan melalui Singapore Cooperation Programme (SCP) turut menjadi perhatian. Program ini terbuka bagi mitra Indonesia dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk pelatihan yang diselenggarakan di Indonesia dengan menghadirkan instruktur dari Singapura. Program SCP dinilai sejalan dengan upaya peningkatan kapasitas aparatur, akademisi, serta praktisi pendidikan tinggi di Indonesia.

Mendiktisaintek juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan vokasi dan politeknik sebagai bagian dari ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berdampak langsung pada kebutuhan dunia kerja dan industri.

Sementara itu, Duta Besar Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng menyambut baik komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama pendidikan tinggi dan riset. Ia menyatakan kesiapan Singapura untuk terus memperdalam kemitraan strategis dengan Indonesia secara saling menguntungkan.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk menjaga momentum kerja sama, saling menghormati perbedaan sistem pendidikan dan budaya, serta memastikan kolaborasi yang dibangun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui kerja sama internasional yang terarah dan berdampak, Kemdiktisaintek optimistis pendidikan tinggi, sains, dan teknologi Indonesia akan semakin berperan sebagai penggerak kemajuan bangsa. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kementan Pacu Gerakan Tanam Serentak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi
KPK Luncurkan Program “Desa Matang Pengadaan” untuk Perkuat Pencegahan Korupsi Dana Desa
PSEL Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking 2026, Olah hingga 1.700 Ton Sampah per Hari
Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus
Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja
komentar
beritaTerbaru