Minggu, 24 Mei 2026

Amanah Al-Qur’an Disalurkan Pilot dan Kru Helikopter untuk Anak Terdampak Banjir Aceh Tamiang

Kamis, 25 Desember 2025 06:04 WIB
Amanah Al-Qur’an Disalurkan Pilot dan Kru Helikopter untuk Anak Terdampak Banjir Aceh Tamiang
Pilot dan kru Helikopter AW-169-3307 menyalurkan bantuan 145 mushaf Al-Qur’an kepada anak-anak dan warga terdampak banjir di Lapangan Bima Patra, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (22/12/2025) sore. (Dok/Humas Polri)
Aceh Tamiang (buseronline.com) - Kepedulian terhadap pemulihan spiritual masyarakat terdampak banjir ditunjukkan oleh pilot dan kru Helikopter AW-169-3307 yang menyalurkan bantuan berupa 145 mushaf Al-Qur’an kepada warga Kabupaten Aceh Tamiang, Senin sore. Penyerahan bantuan berlangsung di Lapangan Bima Patra, Kabupaten Aceh Tamiang.

Penyaluran mushaf Al-Qur’an tersebut dipimpin langsung oleh Kompol Eko bersama kru helikopter. Bantuan ini merupakan amanah dari salah seorang anggota Polda Sumatera Utara yang memilih untuk tidak disebutkan identitasnya, guna disalurkan kepada masyarakat Aceh Tamiang, khususnya anak-anak yang terdampak banjir.

Kompol Eko menjelaskan, dirinya hanya bertugas menyampaikan amanah dan memastikan Al-Qur’an tersebut diterima oleh warga yang membutuhkan.

Amanah tersebut diberikan setelah adanya laporan dari personel Polri yang bertugas di lokasi bencana dan menyaksikan langsung kondisi masjid serta musala yang mengalami kerusakan dan kehilangan Al-Qur’an akibat terendam banjir.

“Kami mendapat informasi bahwa banyak tempat ibadah yang Al-Qur’annya rusak atau hilang karena banjir. Selain itu, anak-anak di pengungsian ingin kembali mengaji, tetapi tidak memiliki Al-Qur’an,” ujar Kompol Eko.

Kondisi tersebut mendorong dilakukannya penyaluran bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan keagamaan di tengah masa pemulihan pascabencana. Bantuan diharapkan dapat menjadi sarana penguatan mental dan spiritual masyarakat, terutama anak-anak yang terdampak langsung oleh musibah banjir.

Kompol Eko mengaku tersentuh dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat saat menyalurkan bantuan tersebut. Selama ini, tugasnya lebih banyak difokuskan pada pengiriman logistik melalui udara dengan waktu yang terbatas.

“Biasanya kami hanya melakukan drop bantuan tanpa mematikan mesin, lalu segera terbang kembali untuk mengantisipasi cuaca dan mengejar waktu. Kali ini saya bersyukur bisa turun langsung, bertemu dan berbincang dengan masyarakat, terutama anak-anak,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan Al-Qur’an tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi penyemangat bagi anak-anak serta masyarakat Aceh Tamiang untuk kembali menjalankan aktivitas keagamaan, khususnya mengaji, di tengah proses pemulihan pascabencana banjir.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi wujud sinergi kemanusiaan antara aparat dan masyarakat dalam menghadirkan kepedulian yang menyentuh kebutuhan fisik maupun spiritual warga terdampak. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kementan Pacu Gerakan Tanam Serentak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi
KPK Luncurkan Program “Desa Matang Pengadaan” untuk Perkuat Pencegahan Korupsi Dana Desa
PSEL Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking 2026, Olah hingga 1.700 Ton Sampah per Hari
Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus
Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja
komentar
beritaTerbaru