Minggu, 12 Juli 2026

Amanah Al-Qur’an Disalurkan Pilot dan Kru Helikopter untuk Anak Terdampak Banjir Aceh Tamiang

Kamis, 25 Desember 2025 06:04 WIB
Amanah Al-Qur’an Disalurkan Pilot dan Kru Helikopter untuk Anak Terdampak Banjir Aceh Tamiang
Pilot dan kru Helikopter AW-169-3307 menyalurkan bantuan 145 mushaf Al-Qur’an kepada anak-anak dan warga terdampak banjir di Lapangan Bima Patra, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (22/12/2025) sore. (Dok/Humas Polri)
Aceh Tamiang (buseronline.com) - Kepedulian terhadap pemulihan spiritual masyarakat terdampak banjir ditunjukkan oleh pilot dan kru Helikopter AW-169-3307 yang menyalurkan bantuan berupa 145 mushaf Al-Qur’an kepada warga Kabupaten Aceh Tamiang, Senin sore. Penyerahan bantuan berlangsung di Lapangan Bima Patra, Kabupaten Aceh Tamiang.

Penyaluran mushaf Al-Qur’an tersebut dipimpin langsung oleh Kompol Eko bersama kru helikopter. Bantuan ini merupakan amanah dari salah seorang anggota Polda Sumatera Utara yang memilih untuk tidak disebutkan identitasnya, guna disalurkan kepada masyarakat Aceh Tamiang, khususnya anak-anak yang terdampak banjir.

Kompol Eko menjelaskan, dirinya hanya bertugas menyampaikan amanah dan memastikan Al-Qur’an tersebut diterima oleh warga yang membutuhkan.

Amanah tersebut diberikan setelah adanya laporan dari personel Polri yang bertugas di lokasi bencana dan menyaksikan langsung kondisi masjid serta musala yang mengalami kerusakan dan kehilangan Al-Qur’an akibat terendam banjir.

“Kami mendapat informasi bahwa banyak tempat ibadah yang Al-Qur’annya rusak atau hilang karena banjir. Selain itu, anak-anak di pengungsian ingin kembali mengaji, tetapi tidak memiliki Al-Qur’an,” ujar Kompol Eko.

Kondisi tersebut mendorong dilakukannya penyaluran bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan keagamaan di tengah masa pemulihan pascabencana. Bantuan diharapkan dapat menjadi sarana penguatan mental dan spiritual masyarakat, terutama anak-anak yang terdampak langsung oleh musibah banjir.

Kompol Eko mengaku tersentuh dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat saat menyalurkan bantuan tersebut. Selama ini, tugasnya lebih banyak difokuskan pada pengiriman logistik melalui udara dengan waktu yang terbatas.

“Biasanya kami hanya melakukan drop bantuan tanpa mematikan mesin, lalu segera terbang kembali untuk mengantisipasi cuaca dan mengejar waktu. Kali ini saya bersyukur bisa turun langsung, bertemu dan berbincang dengan masyarakat, terutama anak-anak,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan Al-Qur’an tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi penyemangat bagi anak-anak serta masyarakat Aceh Tamiang untuk kembali menjalankan aktivitas keagamaan, khususnya mengaji, di tengah proses pemulihan pascabencana banjir.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi wujud sinergi kemanusiaan antara aparat dan masyarakat dalam menghadirkan kepedulian yang menyentuh kebutuhan fisik maupun spiritual warga terdampak. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
177 Guru Ikuti Upskilling dan Reskilling Vokasi Seni dan Budaya Gelombang II
Pemerintah Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Eliminasi Kusta
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan PM-KKA, Guru Bisa Tingkatkan Kompetensi Secara Daring
KPK Awasi Pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Tengah, Cegah Gratifikasi dan Titipan Siswa
Spanyol Singkirkan Belgia 2-1, Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
Delegasi Temasek Singapura Tinjau TSTH2 Humbahas, Jajaki Peluang Investasi dan Kerja Sama Riset
komentar
beritaTerbaru