Senin, 06 April 2026

Nawal Yasin Soroti Kontribusi Bunda PAUD untuk Sukseskan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 20 Desember 2025 09:21 WIB
Nawal Yasin Soroti Kontribusi Bunda PAUD untuk Sukseskan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin menyerahkan penghargaan kepada Bunda PAUD berprestasi pada kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kam
Semarang (buseronline.com) - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh Bunda PAUD di Jawa Tengah atas peran aktif dan komitmennya dalam mewujudkan program wajib belajar satu tahun prasekolah.

Apresiasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini sebagai penentu kualitas generasi masa depan.

Apresiasi itu disampaikan Nawal Arafah Yasin saat menghadiri kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis. Dalam kesempatan tersebut, Nawal secara langsung menyerahkan penghargaan kepada puluhan Bunda PAUD desa/kelurahan, kecamatan, serta kabupaten/kota yang dinilai berprestasi dan berdedikasi dalam pengembangan layanan PAUD di wilayahnya masing-masing.

Terdapat delapan kategori penghargaan yang diberikan pada setiap tingkatan, yakni Kategori Bunda PAUD Berprestasi, Inovasi, Tata Kelola, Perluasan Akses, Peningkatan Mutu, Advokasi, Kolaborasi, serta Bunda PAUD Peduli.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi nyata para Bunda PAUD dalam meningkatkan partisipasi belajar anak usia 0–6 tahun, pemerataan akses pendidikan, serta peningkatan kualitas layanan PAUD di Jawa Tengah.

Nawal Arafah Yasin menjelaskan, dukungan para Bunda PAUD tidak hanya terlihat dari sisi advokasi kebijakan, tetapi juga dalam mendorong alokasi anggaran, penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan aksesibilitas, hingga lahirnya berbagai kreativitas dan inovasi di daerah.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi Bunda PAUD dalam mendukung peningkatan partisipasi belajar anak usia dini, pemerataan akses, serta mutu layanan PAUD. Ini juga menjadi motivasi agar ke depan semakin banyak inovasi yang lahir,” ujar Nawal seusai kegiatan.

Istri Wakil Gubernur Jawa Tengah ini berharap, apresiasi tersebut dapat memacu semangat dan motivasi para Bunda PAUD untuk terus bergerak, berinovasi, dan berkolaborasi dalam mewujudkan PAUD yang holistik, integratif, dan berkualitas.

“Ini merupakan salah satu motivasi dari provinsi untuk terus memacu kreativitas dan inovasi Bunda-Bunda PAUD agar semakin bersemangat mewujudkan PAUD holistik integratif yang bermutu,” katanya.

Nawal juga berpesan agar dedikasi yang dilakukan para Bunda PAUD diniatkan sebagai amal jariyah pendidikan yang dilandasi ketulusan. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan potensi dan kreativitas yang ada, termasuk melibatkan keswadayaan masyarakat dalam mendukung layanan PAUD.

“Jangan hanya melihat dari sisi anggaran. Bagaimana kita menguatkan layanan PAUD dengan potensi, kreativitas, dan swadaya masyarakat yang ada. Pendidikan usia dini adalah kewajiban kita bersama,” pesannya.

Menurut Nawal, pendidikan anak usia dini sangat menentukan tumbuh kembang anak dan menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Nawal Arafah Yasin juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta terkait pendampingan pengembangan PAUD di Jawa Tengah. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kualitas layanan PAUD melalui dukungan akademik dan keilmuan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan bahwa kegiatan Apresiasi Bunda PAUD merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap pendidikan anak usia dini, sekaligus upaya menyiapkan anak agar siap menempuh jenjang pendidikan berikutnya.

“Harapannya, ketika anak-anak senang di sekolah dan berkembang dengan baik, maka persoalan anak putus sekolah di Jawa Tengah bisa kita tekan dan tangani bersama,” ungkap Taj Yasin.

Ia menegaskan dukungan penuh Pemprov Jateng terhadap program pemerintah pusat terkait wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun prasekolah di satuan PAUD. Bahkan, dirinya bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengusung visi “Ngopeni Bocah Nglakoni Wajib Setahun Prasekolah” sebagai komitmen bersama dalam penguatan pendidikan usia dini.

“Walaupun kewajiban pemerintah provinsi secara formal berada di jenjang SMA, SMK, dan SLB, namun pendidikan di tingkat SD, SMP, MI, dan MTs juga merupakan bagian dari masyarakat Jawa Tengah yang harus kita perhatikan bersama,” tegas Wagub yang akrab disapa Gus Yasin.

Melalui apresiasi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap peran Bunda PAUD di seluruh daerah semakin solid dalam mendukung terwujudnya wajib belajar satu tahun prasekolah, sebagai langkah strategis membangun sumber daya manusia Jawa Tengah yang unggul dan berdaya saing. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru