Sabtu, 24 Oktober 2026

KDM Gaungkan Pendidikan Alam, Ajak Siswa Belajar di Ruang Terbuka Sehari dalam Sepekan

Kamis, 11 Desember 2025 09:12 WIB
KDM Gaungkan Pendidikan Alam, Ajak Siswa Belajar di Ruang Terbuka Sehari dalam Sepekan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan arahan pada Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 di Balairung Rudini, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sumedang, Selasa (9/12/2025). (Dok/Humas Jabar)
Sumedang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya pendidikan berbasis alam bagi siswa di seluruh jenjang sekolah. Menurutnya, ruang kelas bukan satu-satunya tempat belajar, melainkan alam terbuka harus menjadi ruang pembelajaran utama bagi peserta didik.

Pesan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam acara Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 yang digelar di Balairung Rudini, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Selasa.

“Yang harus diajarin ke anak-anak kita hari ini adalah kembali sekolah itu bukan hanya ruang kelas yang digunakan, tetapi ruang alam terbuka sebagai dasar pembentukan pendidikan,” ujarnya.

Ia mengimbau agar sekolah menerapkan satu hari dalam sepekan untuk kegiatan belajar di luar kelas. Siswa dapat diajak melakukan aktivitas seperti membersihkan sungai, menanam pohon, belajar memasak, atau berbagai kegiatan lain yang dapat menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan tanah air.

Menurut Dedi, anak-anak saat ini semakin kehilangan keterhubungan dengan alam karena hidup yang terlalu dekat dengan teknologi dan minim interaksi lingkungan.

“Problem anak-anak kita hari ini apa? Dia tidak mengenal tanahnya. Sejak lahir kakinya tidak pernah menginjak bumi, tidak pernah berlari di pematang sawah, tidak pernah berenang di sungai, dan menghabiskan waktu hanya dengan gawai,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga mengajak sekolah-sekolah untuk kembali menghidupkan kegiatan perkemahan Pramuka. Ia mendorong agar pembinaan karakter melalui kegiatan kedisiplinan dan latihan lapangan dapat diperkuat melalui kolaborasi dengan TNI dan Polri.

“Perkemahan-perkemahan harus dihidupkan lagi, kerja sama TNI Polri menjadi pembimbingnya,” katanya.

Dedi berharap pendekatan pendidikan berbasis alam dapat membentuk generasi muda yang lebih sehat, berkarakter, dan memiliki rasa kecintaan yang kuat terhadap lingkungan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi Rp9,65 Miliar ke Pemprov DKI, Bakal Jadi Pos Damkar
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, 100 Orang Ikuti Donor Darah Serentak
Diskominfo Toba Hadiri Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah Daerah se-Sumut
Pemkab Tapanuli Utara Usulkan Tiga Ruas Jalan Provinsi Sepanjang 76 Km Jadi Jalan Nasional
Prabowo Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Petani dan Nelayan Jadi Sasaran
Pemprov Sumut Ingatkan ASN Waspadai Investasi Bodong dan Judi Online
komentar
beritaTerbaru