Bogor (buseronline.com) - Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin rapat pembahasan rencana program “Satu Desa Satu Sarjana” di Pendopo Bupati Bogor, Senin.
Program ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat desa.
Dalam arahannya, Rudy menegaskan, pembangunan Kabupaten Bogor tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh aspek pembangunan manusia.
“Oleh karena itu, kita perlu merumuskan Peraturan Bupati terkait Bantuan Keuangan Desa yang bisa digunakan untuk mendukung program Satu Desa Satu Sarjana,” ujar Rudy.
Program ini menargetkan setiap desa di Kabupaten Bogor mampu membiayai minimal satu warganya menempuh pendidikan strata satu (S1) di perguruan tinggi.
Pemkab Bogor tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah universitas, salah satunya ITB Vinus Bogor.
“Kita ingin 2026 sudah berjalan. Targetnya, minimal 416 mahasiswa dari 416 desa di Kabupaten Bogor bisa menempuh pendidikan tinggi. Ini menjadi langkah awal menuju cita-cita besar kita, yaitu membentuk Universitas Tegar Beriman, milik Pemerintah Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.
Rudy menekankan pentingnya mekanisme pembelajaran yang fleksibel dan terjangkau, termasuk melalui sistem daring (virtual learning), agar mahasiswa dari berbagai desa dapat mengakses pendidikan tinggi dengan mudah.
Selain itu, proses seleksi penerima beasiswa desa harus memprioritaskan masyarakat berprestasi dan kurang mampu, sehingga manfaatnya tepat sasaran.
“Warga yang berhak mendapatkan beasiswa adalah yang tidak mampu secara ekonomi dan memiliki prestasi akademik. Desa juga bisa menambah jumlah penerima sesuai kemampuan anggarannya,” tambahnya.
Rapat ini menjadi langkah pembuka untuk penyusunan teknis pelaksanaan, pembiayaan, serta kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan pihak perguruan tinggi.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap setiap tahun dapat melahirkan ratusan sarjana baru dari desa-desa, sebagai wujud nyata pengamalan amanat UUD 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Ini bukan hanya tentang pendidikan, tapi tentang masa depan Kabupaten Bogor. Kita ingin setiap desa punya generasi cerdas yang membawa perubahan,” tutup Bupati Bogor.
Rapat dihadiri Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala BKPSDM, Kepala Bappedalitbang, Kepala DPMD, Kabag Perundang-undangan Setda, para Kepala Desa, serta perwakilan ITB Vinus Bogor. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar