Garut (buseronline.com) - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka Seminar Pendidikan bertema "Guru Bahagia, Pembelajaran Berkualitas: Strategi Meningkatkan Kesejahteraan dan Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Triful" di Auditorium IAIPI Garut, Selasa.
Dalam sambutannya, Syakur menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut tengah memprioritaskan peningkatan mutu pendidikan. la juga menyinggung kebijakan pembebastugasan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan, yang menurutnya dilakukan untuk menjaga tata kelola pendidikan tetap sesuai aturan.
"Kami putuskan untuk membebastugaskan Korwil karena diindikasikan berdampak ada praktik yang tidak semestinya," ujar Syakur.
Syakur menambahkan, evaluasi terhadap keberadaan Korwil akan terus dilakukan agar sistem pendidikan di Garut semakin bersih dan profesional.
Selain pembenahan tata kelola, Pemkab Garut juga mendorong peningkatan kompetensi guru. Syakur menyebut pihaknya telah menyiapkan rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI) bagi 1.700 guru.
"Kami ingin meyakinkan bahwa guru di Kabupaten Garut memiliki kompetensi yang diakui," katanya.
Langkah lain yang ditempuh Pemkab Garut adalah penerapan sistem absensi untuk mengukur kedisiplinan guru, serta penyusunan kurikulum soft skill bagi sekolah dasar dan menengah. Program ini diperkuat dengan lomba cerdas cermat antar sekolah mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten.
Menurut Syakur, kegiatan tersebut akan mendorong siswa agar lebih aktif dalam proses pembelajaran sekaligus menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat.
la berharap, melalui berbagai program tersebut, kualitas pendidikan di Kabupaten Garut dapat meningkat secara signifikan.
"Dengan guru yang sejahtera, kompeten, dan kreatif, maka mutu pendidikan di Garut akan semakin baik," tutup Syakur. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar