Minggu, 12 April 2026

Bupati Bogor Dukung Pelestarian Silat Cimande sebagai Warisan Dunia

Selasa, 09 September 2025 10:21 WIB
Bupati Bogor Dukung Pelestarian Silat Cimande sebagai Warisan Dunia
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyerahkan piala bergilir dalam Festival dan Kejuaraan Pencak Silat Cimande tingkat Kabupaten Bogor di Padepokan Silat Cimande, Caringin, Sabtu (6/9/2025). (Dok/Diskominfo Bogor)
Bogor (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Pusat Pencak Silat Aliran Cimande (PPSAC) menggelar Festival dan Kejuaraan Pencak Silat Cimande tingkat Kabupaten Bogor di Padepokan Silat Cimande, Kecamatan Caringin, Sabtu.

Ajang ini memperebutkan Piala Bupati Bogor dan ditutup dengan sarasehan budaya serta tradisi Ngabungbang 14 Mulud Cimandean.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan kebanggaannya bahwa Kabupaten Bogor merupakan daerah kelahiran silat aliran Cimande yang telah ada sejak abad ke-16 hingga 17 Masehi.

“Tentu kami bangga, Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah yang melahirkan salah satu beladiri silat tertua di Indonesia, yakni Silat Aliran Cimande. Menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab kami selaku pemerintah daerah,” ujar Rudy.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bogor untuk melestarikan, merawat, sekaligus memperkenalkan silat Cimande kepada masyarakat luas. Ia berharap seni bela diri ini bisa diajarkan di sekolah-sekolah sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

“Kami ingin silat Cimande bisa dipelajari oleh semua generasi, bukan hanya sebagai bela diri, tapi juga olahraga dan olahrasa untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Nantinya guru dari Cimande bisa mengajarkan siswa secara langsung di sekolah,” jelas Rudy.

Sebagai bagian dari festival, Pemkab Bogor juga menggelar sarasehan budaya yang mengangkat sejarah dan prestasi silat Cimande. Kegiatan ini disebut sebagai momentum untuk mengukuhkan kembali posisi Cimande sebagai warisan budaya yang mengakar di masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, menambahkan bahwa festival dan sarasehan silat Cimande kini telah menjadi agenda tahunan.

“Tahun ini selain piala dan piagam penghargaan, pemenang juara umum juga berhak mendapatkan satu set gamelan gendang penca. Ini bentuk apresiasi Pemkab Bogor terhadap pelestarian seni pencak silat. Silat Cimande sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda yang diakui dunia, dan komitmen ini harus terus dijaga,” ungkap Ria.

Sementara itu, Ketua Panitia, Syis Wahyudi, menyebut kejuaraan tahun ini istimewa karena untuk pertama kalinya memperebutkan Piala Bergilir Bupati Bogor.

Sebanyak 246 peserta dari belasan perguruan silat di Bogor Raya hingga Sukabumi berpartisipasi, mempertandingkan sembilan kategori khas silat Cimande mulai dari tunggal, rampak, adu bincurang, hingga tradisi kelid.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas dukungan Bupati Bogor serta Pemkab Bogor yang begitu peduli terhadap pelestarian budaya Cimande,” kata Syis.

Ia menilai festival ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan juga tonggak penting dalam mengukuhkan Kabupaten Bogor sebagai pusat sejarah, pelestarian, sekaligus kebangkitan silat Cimande menuju pengakuan dunia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
PSSI Gelar Program Coach Educator Development untuk Tingkatkan Kualitas Pelatih
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
komentar
beritaTerbaru