Minggu, 12 April 2026

Nawal Beri Motivasi Guru PAUD pada Perayaan HUT ke-20 Himpaudi di Boyolali

Minggu, 31 Agustus 2025 07:12 WIB
Nawal Beri Motivasi Guru PAUD pada Perayaan HUT ke-20 Himpaudi di Boyolali
Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, memberi semangat kepada para guru PAUD saat upacara peringatan HUT ke-20 Himpaudi di Alun-alun Kidul, Kabupaten Boyolali, Jumat (29/8/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Boyolali (buseronline.com) - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, memberikan semangat kepada para anggota Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) agar terus mendedikasikan diri dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengikuti PAUD.

“Bagaimanapun, Himpaudi juga memiliki satu tugas, yaitu harus menyosialisasikan dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk bersekolah PAUD,” ujar Nawal saat upacara peringatan HUT ke-20 Himpaudi Tahun 2025 di Alun-alun Kidul, Kabupaten Boyolali, Jumat.

Nawal menjelaskan, Himpaudi merupakan wadah atau rumah bagi perkumpulan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD. Berdasarkan data, Kabupaten Boyolali memiliki 800 lembaga PAUD dengan jumlah anak asuh lebih dari 27.304 anak. Jumlah tersebut membutuhkan ketersediaan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang cukup dan berkualitas untuk mengelola lembaga dan anak-anak PAUD.

Ia mengapresiasi keberadaan Himpaudi Boyolali, mengingat tantangan yang ada, terutama rendahnya partisipasi anak-anak dalam mengikuti sekolah PAUD di Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Nawal, Provinsi Jawa Tengah masih menghadapi berbagai masalah terkait program wajib belajar satu tahun prasekolah. Data menunjukkan Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD Jawa Tengah pada 2024 masih 47,65%, sementara persentase anak usia 0-6 tahun yang memperoleh layanan pendidikan PAUD hanya 14,31% atau sekitar 516.976 anak dari total 3.613.903 anak di Jawa Tengah.

Nawal menambahkan, Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah memiliki sejumlah program unggulan, di antaranya:

PAUD Emas, yaitu PAUD berbasis masyarakat bebas kekerasan dan stunting.

Sedulor PAUD (Siji Deso, Loro PAUD) atau satu desa satu PAUD.

Jateng Sayang PAUD, akronim dari Jateng Semangat Apresiasi dan Nyokong PAUD.

“Tentu pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk mewujudkan wajib belajar satu tahun prasekolah atau memastikan semua anak usia 0-6 tahun di Jawa Tengah memperoleh akses layanan pendidikan PAUD. Kita sangat memerlukan peran dan kontribusi Himpaudi serta semua pihak terkait,” ujar Nawal.

Dalam momen peringatan HUT ke-20 ini, Nawal berpesan agar anggota Himpaudi terus memberikan dedikasinya. Tahun ke-20 ini dianggap sebagai tahun yang matang, diharapkan Himpaudi dapat berpartisipasi menyukseskan program wajib belajar satu tahun prasekolah.

“Fungsi-fungsi mereka harus mampu menggerakkan pendidikan anak, terus berinovasi, dan mendedikasikan diri. Walaupun banyak guru formal masih mempertanyakan kesejahteraannya, semangat tetap harus dijaga,” ujarnya.

Istri Wakil Gubernur Jawa Tengah itu berharap para guru PAUD selalu meneguhkan komitmen mereka dalam memberikan pendidikan yang bermutu dan holistik bagi anak bangsa.

HUT ke-20 Himpaudi di Boyolali menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
PSSI Gelar Program Coach Educator Development untuk Tingkatkan Kualitas Pelatih
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
komentar
beritaTerbaru