Minggu, 12 April 2026

Densus 88 Ajak Mahasiswa Baru UNWIRA Kupang Perkuat Ketahanan Ideologi, Lawan Paham Radikal

Minggu, 24 Agustus 2025 10:14 WIB
Densus 88 Ajak Mahasiswa Baru UNWIRA Kupang Perkuat Ketahanan Ideologi, Lawan Paham Radikal
Tim Pencegahan Densus 88 Anti-Teror Polri bersama jajaran Universitas Widya Mandira (UNWIRA) Kupang berfoto bersama usai memberikan edukasi pencegahan paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) kepada 1.950 mahasiswa baru dalam kegi
Kupang (buseronline.com) - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Polri terus memperkuat peran pencegahan radikalisme di kalangan generasi muda. Kali ini, Tim Pencegahan Densus 88 hadir di Universitas Widya Mandira (UNWIRA) Kupang untuk memberikan edukasi kepada ribuan mahasiswa baru dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Kamis.

Kegiatan bertema “Menangkal Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di Lingkungan Kampus” tersebut berlangsung di Aula St Maria Immaculata UNWIRA, dan diikuti sekitar 1.950 mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026. Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Tim Pencegahan Densus 88, Kombes Pol Sri Astuti Ningsih SSos, yang menyampaikan pentingnya memperkokoh ideologi bangsa sejak dini.

Dalam paparannya, Kombes Sri Astuti menekankan bahwa mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga toleransi, menguatkan persatuan, serta menolak segala bentuk paham IRET.

“Dari 1.950 mahasiswa baru hari ini, saya berharap kalian bisa menjadi agent of change untuk menolak paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, baik di kampus maupun di masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, strategi pencegahan paham IRET di lingkungan akademik sejalan dengan program Asta Cita Presiden, terutama dalam memperkokoh Ideologi Pancasila serta meningkatkan toleransi antarumat beragama.

Lebih jauh, para mahasiswa juga dikenalkan pada definisi, pola, dan proses berkembangnya intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, hingga eksklusivisme. Pemahaman ini dinilai penting agar mahasiswa mampu mengenali sejak dini potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas sosial dan keutuhan NKRI.

Sekretaris Rektor UNWIRA, Beatrix Yuniarti Manehat SE MSA, yang turut hadir sekaligus menjadi moderator kegiatan, menyambut positif inisiatif Densus 88. Menurutnya, pembekalan semacam ini sangat relevan bagi mahasiswa baru.

“Kami antusias dengan program Tim Pencegahan Densus 88. Edukasi seperti ini sangat penting agar mahasiswa memiliki bekal pengetahuan untuk menangkal paham IRET sejak awal memasuki dunia kampus,” kata Beatrix.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan institusi pendidikan dalam membangun kesadaran kolektif, demi menciptakan lingkungan akademik yang damai, inklusif, dan kondusif bagi pengembangan generasi penerus bangsa. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
PSSI Gelar Program Coach Educator Development untuk Tingkatkan Kualitas Pelatih
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
komentar
beritaTerbaru