Minggu, 12 April 2026

Kampus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Riset Aplikatif

Rabu, 20 Agustus 2025 10:07 WIB
Kampus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Riset Aplikatif
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 di Telkom University, Bandung, Selasa (19/8/2025). (Dok/Diktisaintek)
Bandung (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mendorong kampus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi berbasis sains dan teknologi.

Ia juga mengapresiasi semangat Diktisaintek Berdampak yang ditunjukkan oleh sivitas akademika Telkom University (Tel-U). Pernyataan ini disampaikan dalam sambutan Rapat Koordinasi Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 di Tel-U, Selasa.

Menteri Brian menegaskan bahwa Indonesia berada pada momentum penting untuk melompat menjadi negara maju, dengan syarat penguasaan sains dan teknologi.

Menurutnya, kampus harus menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi dengan menerapkan hasil riset menjadi teknologi yang dapat dimanfaatkan seluruh pemangku kepentingan secara kolaboratif.

“Indonesia harus meningkatkan kapasitas teknologinya secara drastis untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah. Di sinilah kampus berperan sebagai pusat riset dan pengembangan, bekerja sama dengan industri sebagai lokomotif hilirisasi,” jelas Menteri Brian.

Dalam kesempatan itu, Menteri Brian meninjau insinerator hasil riset tim dosen Program Studi Sarjana Teknik Fisika Tel-U, yang diberi nama Telurator.

Alat ini digunakan untuk mendaur ulang sampah dan mendukung ketahanan pangan, dan telah diterapkan di sembilan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Desa Tarumajaya, Kertasari, Bandung.

Inovasi ini menjadi contoh nyata semangat Diktisaintek Berdampak yang digalakkan Kemdiktisaintek.

“Insinerator sampah ini bagus sekali, karena bukan hanya untuk belajar, tetapi juga bisa langsung dipakai oleh masyarakat,” ujar Menteri Brian.

Dengan keunggulan mudah dioperasikan, konsumsi bahan bakar 1 liter per jam, serta lolos uji emisi, Telurator menjadi inovasi yang mendukung produktivitas masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.

Menteri Brian mendorong Tel-U agar praktik ini bisa direplikasi di kampus lain maupun pemerintah daerah.

“Kita tidak bisa menjadi negara maju dengan cara kerja yang biasa-biasa saja. Kita butuh SDM yang gigih dan pantang menyerah. Itu yang harus dibentuk di kampus,” pungkas Menteri Brian.

Melalui berbagai kebijakan dan program hilirisasi riset, Kemdiktisaintek berkomitmen mendorong lahirnya kampus-kampus yang berdampak di seluruh Indonesia.

Program Diktisaintek Berdampak menegaskan arah kebijakan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang langsung terhubung dengan kebutuhan masyarakat, industri, dan bangsa. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru