Minggu, 12 April 2026

Kerja Sama Strategis RI-Belanda Diperluas, Kemdiktisaintek Genjot Diplomasi Akademik

Selasa, 05 Agustus 2025 12:09 WIB
Kerja Sama Strategis RI-Belanda Diperluas, Kemdiktisaintek Genjot Diplomasi Akademik
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa (29/7/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperluas kerja sama strategis dengan Belanda di bidang pendidikan tinggi, penelitian, dan inovasi. Komitmen ini ditegaskan dalam pertemuan bilateral antara Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, di Jakarta, Selasa.

Menteri Brian menyebut Belanda sebagai salah satu mitra terdekat Indonesia dalam pengembangan pendidikan dan riset. Selain menjadi destinasi studi populer bagi pelajar Indonesia, Belanda juga dinilai konsisten dalam menjalin kerja sama akademik yang berkualitas.

“Kami ingin mendorong peningkatan program doktoral bersama (joint PhD), program joint degree, serta riset kolaboratif yang disertai skema pendanaan bersama. Hal ini penting untuk memastikan peningkatan kualitas dan relevansi riset di Indonesia,” ujar Menteri Brian.

Dalam kesempatan itu, Dubes Marc Gerritsen menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan bahwa pendidikan dan penelitian telah menjadi fondasi penting hubungan bilateral kedua negara. Menurutnya, kolaborasi antara universitas top Belanda—seperti Wageningen University, Leiden University, dan TU Delft—dengan kampus-kampus di Indonesia telah berkembang secara dinamis.

“Bagi Belanda, hubungan ini tidak hanya didasari sejarah panjang, tetapi juga prospek masa depan yang kuat jika kita menjadikan pengetahuan dan inovasi sebagai dasar,” kata Dubes Marc.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menyepakati sejumlah bidang prioritas untuk penguatan kerja sama, antara lain:

Ketahanan pangan dan pertanian

Energi baru dan terbarukan (termasuk sel surya dan semikonduktor elektronik)

Kecerdasan buatan (AI)

Air bersih dan sanitasi

Pertahanan dan industri teknologi maju

Ilmu sejarah dan sosial

Dubes Marc juga menyoroti pentingnya Week of Indonesia-Netherlands Education and Research (WINNER), sebuah agenda tahunan yang mempertemukan peneliti, akademisi, dan pembuat kebijakan dari kedua negara. Tahun ini, WINNER akan diselenggarakan di Indonesia dan Menteri Brian diundang secara langsung untuk hadir dalam acara pembukaan pada bulan Oktober mendatang. Undangan ini disambut positif oleh Mendiktisaintek.

Salah satu bentuk konkret kolaborasi adalah pengembangan program riset sejarah antara Leiden University dan Universitas Indonesia (UI). Sementara itu, TU Delft tengah menjajaki program doktoral bersama menggunakan pendekatan berbasis jalur (track-based approach) yang melibatkan mahasiswa sejak jenjang sarjana guna membangun kesinambungan hingga tingkat PhD.

Di sisi kelembagaan, peran Nuffic Southeast Asia—lembaga kerja sama pendidikan Belanda yang berkantor di Jakarta—terus diperkuat. Nuffic aktif mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia-Belanda dan telah memperluas cakupan dukungannya dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama riset, Dewan Riset Belanda (Dutch Research Council/NWO) juga telah menjalin kemitraan dengan Pemerintah Indonesia melalui skema pendanaan bersama. Skema ini diharapkan dapat mempercepat kolaborasi riset antara ilmuwan kedua negara dengan hasil yang berdampak dan aplikatif di berbagai sektor strategis.

Pertemuan bilateral ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Togar M Simatupang, Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Junaidi Khotib, serta perwakilan dari Biro Perencanaan dan Kerja Sama.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang inklusif dan berdaya saing global. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru