Senin, 06 April 2026

AIPKI Didukung Mendiktisaintek Jadi Motor Transformasi Pendidikan Kedokteran

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 30 Juli 2025 10:07 WIB
AIPKI Didukung Mendiktisaintek Jadi Motor Transformasi Pendidikan Kedokteran
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus Pusat AIPKI periode 2025–2028 di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa (22/7/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mendorong Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) untuk menjadi penggerak utama dalam transformasi pendidikan kedokteran nasional. Hal tersebut disampaikan Menteri Brian saat menghadiri dan memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus Pusat AIPKI periode 2025–2028 di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa.

Dalam sambutannya, Menteri Brian menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi titik awal penting dalam memperkuat sinergi dan mempercepat akselerasi transformasi pendidikan tenaga medis di Indonesia.

“Melalui kolaborasi antarperguruan tinggi, mentorship fakultas, dan pembinaan institusi secara berkelanjutan, saya percaya AIPKI mampu menjadi motor penggerak dalam mencetak dokter yang unggul secara kualitas maupun kuantitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, AIPKI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung peningkatan mutu dan akses pendidikan kedokteran, termasuk dalam proses standardisasi pendidikan, akreditasi institusi, serta pengembangan program studi kedokteran dan spesialis.

Pelantikan pengurus AIPKI dilakukan langsung oleh Ketua Umum AIPKI, Prof Dr dr Wisnu Barlianto, di hadapan jajaran pimpinan institusi pendidikan kedokteran dari seluruh Indonesia. Dalam struktur baru ini, AIPKI diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan terobosan untuk menjawab berbagai tantangan dalam sistem pendidikan kedokteran nasional.

Menteri Brian juga menyoroti berbagai kendala yang masih dihadapi, seperti keterbatasan akses terhadap pendidikan kedokteran di daerah, kesenjangan mutu pembelajaran, serta kebutuhan akan distribusi tenaga medis yang merata. Ia mendorong terobosan lintas kampus dan kolaborasi antar-lembaga sebagai solusi konkret.

“Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung kemitraan strategis ini demi menghasilkan sumber daya manusia kesehatan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global,” tegasnya.

Melalui pelantikan ini, Menteri Brian berharap sinergi antara Kemdiktisaintek dan AIPKI semakin diperkuat, sehingga transformasi pendidikan tinggi kedokteran dapat terwujud secara menyeluruh dan berdampak nyata bagi pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kita butuh lebih dari sekadar pendidikan. Kita butuh sistem yang menyiapkan tenaga medis untuk masa depan—siap menghadapi tantangan lokal dan global. AIPKI harus ada di garis depan gerakan besar ini,” pungkasnya.

Acara pelantikan ditutup dengan diskusi strategis antara pengurus AIPKI dan Kemdiktisaintek terkait agenda prioritas pendidikan kedokteran nasional selama tiga tahun ke depan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru