Minggu, 12 April 2026

Pemkot Bandung Tegas: Tidak Ada Anak yang Boleh Putus Sekolah

Senin, 21 Juli 2025 12:09 WIB
Pemkot Bandung Tegas: Tidak Ada Anak yang Boleh Putus Sekolah
Wakil Wali Kota Bandung Erwin saat berbincang dengan sejumlah siswa dalam kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Bina Talenta, Kota Bandung, Jumat (18/7/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak di Kota Bandung mendapatkan hak atas pendidikan tanpa terkecuali. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat menutup kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Bina Talenta, Kota Bandung, Jumat.

“Pemkot Bandung punya komitmen, jangan sampai ada warga Kota Bandung yang tidak bersekolah. Kita tidak boleh biarkan ada satu pun anak yang tertinggal hanya karena alasan ekonomi,” ujar Erwin di hadapan para siswa, guru, dan orang tua.

Menurut Erwin, kelompok masyarakat miskin dan fakir menjadi sasaran utama dalam program pendidikan inklusif yang dijalankan Pemkot Bandung. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya mendorong anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah, tetapi juga berupaya membuka akses hingga perguruan tinggi.

“Kami punya program kuliah gratis sampai sarjana untuk anak-anak yang tidak mampu. Minimal mereka bisa terus sekolah, bahkan jika harus melalui jalur paket A, B, atau C,” tambahnya.

Untuk mewujudkan cita-cita pendidikan inklusif, Erwin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Ia menyebut tantangan pendidikan saat ini tidak bisa ditangani oleh pemerintah saja, melainkan harus dilakukan secara gotong royong lintas elemen.

Dalam kesempatan tersebut, Erwin juga memberikan apresiasi terhadap pendekatan pembelajaran yang diterapkan di SD Bina Talenta. Ia menilai, sistem kelas kecil dengan maksimal 10 siswa memungkinkan interaksi lebih personal antara guru dan murid serta menciptakan suasana belajar yang kondusif.

“Sekolah harus jadi tempat yang menyenangkan, bukan menakutkan. Anak-anak di sini saya yakin akan tumbuh jadi pribadi yang cerdas dan soleh,” ujarnya.

Lebih dari sekadar capaian akademik, Pemkot Bandung juga menaruh perhatian pada pendidikan karakter. Erwin berharap lulusan sekolah-sekolah di Kota Bandung tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak baik dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SD Bina Talenta, Deni Setiawan, menjelaskan bahwa seluruh program di sekolahnya dirancang untuk mendukung pertumbuhan siswa secara menyeluruh.

“Kami tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tapi juga mengajarkan nilai toleransi, anti bullying, dan kebersamaan. Kami libatkan orang tua dalam proses ini, termasuk melalui materi ‘7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia’,” jelas Deni.

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkot Bandung berharap tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam pendidikan, serta mampu mencetak generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru