Minggu, 12 April 2026

Rekam E-KTP Masuk Agenda MPLS di SMA 1 Weleri

Rabu, 16 Juli 2025 12:16 WIB
Rekam E-KTP Masuk Agenda MPLS di SMA 1 Weleri
Siswa-siswi SDN 4 Kutoharjo, Kabupaten Rembang, mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan antusias, ditandai dengan pelepasan balon di Alun-Alun Rembang, Senin (14/7/2025), sebagai simbol semangat dan harapan meraih cita-cita. (D
Kendal (buseronline.com) - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, tahun ini menghadirkan terobosan baru dengan pelaksanaan perekaman KTP elektronik (e-KTP) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi siswa wajib KTP pemula.

Kegiatan ini digelar Senin dan menjadi bagian dari kolaborasi antara sekolah dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kendal.

Kepala Dispendukcapil Kendal, Ratna Mustikaningsih, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan jemput bola untuk mempercepat proses perekaman bagi warga usia 17 tahun ke atas.

Hingga pertengahan 2025, dari total 16.441 wajib KTP pemula di Kendal, baru 6.165 orang yang sudah menjalani perekaman. Sisanya, sekitar 10.276 orang belum melakukan perekaman, termasuk 8.740 siswa yang tercatat dalam data pokok pendidikan (Dapodik).

“Hari ini perekaman KTP-el dan IKD Dapodik kami lakukan di SMA Negeri 1 Weleri, dan hasilnya langsung diserahkan kepada para siswa oleh Bupati Kendal,” ujar Ratna, yang akrab disapa Naning.

Menurutnya, sebanyak 64 siswa SMA Negeri 1 Weleri tercatat belum melakukan perekaman. Pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) serta Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan perekaman dapat selesai tepat waktu.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memudahkan pelayanan administrasi kependudukan, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar anak-anak memahami pentingnya memiliki identitas resmi sebagai warga negara,” jelasnya.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mendukung penuh langkah jemput bola yang dilakukan Dispendukcapil dan berharap perekaman e-KTP di Kabupaten Kendal segera mencapai target.

“Dengan e-KTP, anak-anak sudah sah menjadi warga negara secara administratif dan bisa mengakses berbagai layanan publik. Ini penting untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan MPLS, Bupati menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, sarana prasarana, program pembelajaran, hingga budaya dan tata tertib sekolah.

“Saya berharap para siswa bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya dan belajar dengan semangat,” imbuhnya.

Sementara itu, kegiatan MPLS di Kabupaten Rembang juga berlangsung meriah. Di SDN 4 Kutoharjo, pembukaan MPLS dimeriahkan dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol cita-cita dan harapan anak-anak. Kegiatan digelar di Alun-Alun Rembang, Senin (14/7/2025).

Kepala SDN 4 Kutoharjo, Jumiatun, menyebut pelepasan balon menjadi simbol semangat anak-anak dalam meraih impian mereka.

“Balon yang terbang tinggi adalah lambang dari cita-cita anak-anak yang ingin mereka capai setinggi langit,” ucapnya.

Wali murid asal Desa Tasikagung, Sofie, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai MPLS tahun ini cukup menyenangkan dan bisa membantu anak-anak lebih cepat mengenal sekolah dan teman baru.

“Acaranya bagus. Anak-anak terhibur dengan menerbangkan balon. Jadi lebih asyik untuk berkenalan dan tidak takut sekolah,” katanya.

Sofie berharap, anaknya bisa betah bersekolah, mudah memahami pelajaran, dan segera beradaptasi dengan lingkungan baru. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru