Minggu, 12 April 2026

Pemkab Bogor Perluas Akses Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat untuk Keluarga Pra Sejahtera

Senin, 14 Juli 2025 10:15 WIB
Pemkab Bogor Perluas Akses Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat untuk Keluarga Pra Sejahtera
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meninjau langsung ruang kelas di lokasi Program Sekolah Rakyat jenjang SMA di Sentra Terpadu Galih Pakuan, Kecamatan Ciseeng, Rabu (9/7/2025). (Dok/Diskominfo Bogor)
Bogor (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Sosial menyiapkan peluncuran Program Sekolah Rakyat yang akan dimulai pada pertengahan Juli 2025. Program ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga pra sejahtera sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan akses pendidikan yang setara dan inklusif.

Dua lokasi telah disiapkan untuk pelaksanaan tahap awal. Untuk jenjang SMP, Sekolah Rakyat akan dibuka di Sentra Terpadu Inten Suweno, Karadenan – Cibinong. Sedangkan jenjang SMA akan dilaksanakan di Sentra Terpadu Galih Pakuan, Kecamatan Ciseeng.

Program ini menggunakan sistem pendidikan berasrama (boarding school) dengan kurikulum holistik yang mencakup pendidikan akademik, karakter, kepemimpinan, keterampilan hidup (life skills), serta pemahaman kebangsaan dan pemenuhan gizi.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan langkah konkret untuk menekan angka putus sekolah dan mewujudkan pemerataan akses pendidikan.

“Putus sekolah bukan akhir cerita. Sekarang ada harapan baru bagi anak-anak yang sempat terhenti pendidikannya. Ini adalah wujud kemerdekaan yang nyata dalam mengakses pendidikan,” ujar Rudy saat memberikan keterangan di Cibinong, Rabu.

Rudy menambahkan, program ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan terarah, serta menjadi peluang bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem untuk meraih masa depan lebih baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, menjelaskan bahwa hingga kini tercatat sebanyak 67 siswa telah lolos proses seleksi dan verifikasi untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat. Dari jumlah tersebut, 50 siswa merupakan peserta jenjang SMA dan 17 siswa jenjang SMP.

“Data siswa merujuk pada pendataan keluarga miskin ekstrem yang dilakukan oleh Dinas Sosial. Proses pembelajaran akan dibagi ke dalam dua rombongan belajar, agar pendampingan lebih maksimal. Ini bukan sekadar pendidikan, tetapi ikhtiar membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yang menghadapi keterbatasan akses,” ujar Farid.

Selain dua lokasi yang siap berjalan, Pemkab Bogor juga tengah mempersiapkan dua lokasi tambahan di Kecamatan Jasinga dan Cariu untuk implementasi tahap selanjutnya.

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan misi untuk memuliakan keluarga miskin dan menciptakan agen perubahan dari rumah tangga prasejahtera melalui pendidikan bermutu dan pengasuhan karakter.

Fasilitas yang disediakan meliputi asrama siswa dan guru, ruang kelas dengan perlengkapan pembelajaran modern, serta lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan. Program ini juga menjadi bagian dari strategi nasional untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendekatan pendidikan dan pemberdayaan yang berkelanjutan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru