Sabtu, 11 April 2026

Pemerintah dan PTN-BH Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Tinggi Unggul

Jumat, 04 Juli 2025 10:16 WIB
Pemerintah dan PTN-BH Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Tinggi Unggul
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Khairul Munadi bersama para pimpinan perguruan tinggi menandatangani kontrak Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PR PTNBH) Tahun Anggaran 2025 di Graha Kemdiktisaintek, Selasa (1/7/2025). (Dok/Dikt
Jakarta (buseronline.com) - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus mengakselerasi transformasi pendidikan tinggi nasional melalui Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PRPTNBH).

Sebagai tindak lanjut dari Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 1175/B1/PR.07.04/2025 tertanggal 8 Mei 2025, Ditjen Dikti menyelenggarakan kegiatan Penandatanganan Kontrak PRPTNBH Tahun Anggaran 2025 pada Selasa di Graha Kemdiktisaintek, Jakarta.

Acara ini dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Khairul Munadi, Sekretaris Ditjen Dikti Aisyah Endah Palupi, serta pimpinan dari 18 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) di seluruh Indonesia. Turut hadir para rektor dan pejabat struktural kampus penerima program.

Dalam sambutannya, Dirjen Dikti Khairul Munadi menegaskan bahwa keberadaan PTN-BH sangat strategis dalam mendukung agenda pembangunan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan tuntutan zaman.

“Penandatanganan kontrak ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan merupakan wujud komitmen bersama untuk menghadirkan perguruan tinggi yang berdaya saing global melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada dampak,” ujar Khairul.

Ia menambahkan bahwa PTN-BH dituntut menjadi pionir dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendorong inovasi, kolaborasi lintas-sektor, dan penguatan kapasitas kelembagaan. Program ini, menurutnya, diharapkan menjadi momentum akseleratif dalam mendorong transformasi berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.

Senada dengan itu, Sekretaris Ditjen Dikti Aisyah Endah Palupi menegaskan pentingnya menjaga semangat reformasi meski dalam situasi penyesuaian anggaran. Ia menyebut penandatanganan kontrak ini sebagai awal dari fase penting dalam implementasi PRPTNBH 2025.

“Di tengah berbagai tantangan kebijakan dan anggaran, semangat untuk melakukan transformasi harus terus kita jaga. Dukungan terhadap perubahan yang lebih baik di kampus menjadi kunci keberhasilan program ini,” tutur Aisyah.

Program PRPTNBH 2025 secara umum bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian institusi pendidikan tinggi melalui pendekatan bertahap dan berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah mendorong percepatan transformasi dari Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja (PTN-Satker) menuju Badan Layanan Umum (PTN-BLU).

Upaya ini mencakup peningkatan sarana-prasarana, penguatan tata kelola, serta perbaikan mutu layanan akademik. PTN-Satker akan didampingi oleh PTN-BH yang telah lebih berpengalaman untuk mempercepat proses transformasi tersebut.

Di sisi lain, bagi perguruan tinggi yang telah berstatus PTN-BLU, program ini memberikan dorongan untuk naik kelas menjadi PTN-BH. Fokusnya mencakup penguatan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dan pengembangan aktivitas penghasil pendapatan atau revenue-generating activities (RGA).

Langkah ini dipandang krusial dalam mempersiapkan institusi secara kelembagaan, finansial, dan akademik agar mampu bersaing secara mandiri dan profesional.

Sementara itu, bagi PTN-BH yang telah mapan, PRPTNBH difokuskan untuk memperkuat keunggulan institusional melalui kolaborasi strategis dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta institusi mitra nasional dan internasional. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing global, memperluas jejaring kerja sama, serta mendiversifikasi sumber pendanaan non-pendidikan.

Pemerintah melalui Kemdiktisaintek berharap PRPTNBH mampu menjadi pengungkit utama dalam mewujudkan sistem pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan PTN-BH diharapkan terus tumbuh dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan kemajuan bangsa.

Dengan penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas, serta perluasan kolaborasi, PRPTNBH diharapkan menjadi bagian dari strategi nasional untuk membangun perguruan tinggi yang tak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
KPK dan Polda Metro Jaya Tangkap Empat Orang yang Mengaku Pegawai KPK di Jakarta Barat
komentar
beritaTerbaru