Minggu, 12 April 2026

65 Sekolah di Garut Sabet Penghargaan Adiwiyata 2025

Minggu, 29 Juni 2025 10:09 WIB
65 Sekolah di Garut Sabet Penghargaan Adiwiyata 2025
Staf Ahli Bupati Garut Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Maskut Farid, memberikan keterangan kepada awak media usai kegiatan Pemberian Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Garut 2025 di Aula IPI Garut, Rabu (25/6/2025). (Dok/Diskominfo Garut)
Garut (buseronline.com) - Sebanyak 65 sekolah di Kabupaten Garut menerima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan partisipasi aktif dalam mewujudkan budaya peduli lingkungan.

Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu, atas kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Star Energy Geothermal, dan Yayasan Bakti Barito.

Penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang mengusung semangat edukasi dan partisipasi publik dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Staf Ahli Bupati Garut Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Maskut Farid, menyampaikan bahwa program Adiwiyata sangat strategis karena melibatkan lingkungan sekolah yang memiliki pengaruh luas, mulai dari siswa hingga orang tua dan masyarakat sekitar.

“Lingkungan sekolah adalah lingkungan yang terstruktur dan berjenjang. Dampaknya bisa sangat kuat dalam membentuk kesadaran lingkungan dari peserta didik hingga ke keluarga dan komunitas,” ujar Maskut.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Garut, Jujun Juansyah, menyatakan kebanggaannya terhadap keberhasilan sekolah-sekolah di Garut dalam membangun kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.

“Program ini adalah bagian dari edukasi kami tentang bagaimana menyelesaikan persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, sejak dari hulu, yakni lingkungan sekolah,” ungkap Jujun.

Ia menjelaskan bahwa penilaian Sekolah Adiwiyata didasarkan pada beberapa aspek, seperti kebersihan, sanitasi, konservasi, serta tata kelola lingkungan. Proses penilaiannya melibatkan tahapan pendaftaran, komitmen, edukasi, dan pendampingan dari DLH Garut.

Saat ini, lebih dari 110 sekolah di Kabupaten Garut telah tercatat sebagai sekolah Adiwiyata, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional, dan mencakup jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

Perwakilan Yayasan Bakti Barito, Rinaldy, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya bersifat simbolis, tetapi juga mencerminkan pembentukan karakter dan nilai kepedulian lingkungan pada generasi muda.

“Anak-anak ini adalah bagian dari generasi yang tidak hanya akan menghadapi tantangan perubahan iklim, tapi juga yang akan membawa semangat pelestarian lingkungan,” katanya.

Rinaldy juga menjelaskan bahwa sejak 2022, pihaknya bersama Star Energy dan Pemkab Garut telah memberikan pendampingan kepada lebih dari 100 sekolah dalam program Sekolah Adiwiyata, mencakup pelatihan guru, asistensi program, dan integrasi kurikulum berbasis lingkungan.

Dalam kesempatan yang sama, Head of Star Energy Geothermal, Arief Budiman, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Garut atas kerja sama dalam membangun kesadaran lingkungan di sektor pendidikan.

“Kami percaya pendidikan lingkungan hidup adalah fondasi penting untuk mencetak generasi masa depan yang sadar akan keberlanjutan. Ini sejalan dengan misi kami menyediakan energi bersih dari panas bumi,” ujarnya.

Arief menambahkan bahwa Star Energy berkomitmen dalam kontribusi nyata terhadap pembangunan masyarakat, tak hanya dari aspek lingkungan, tetapi juga pendidikan dan ekonomi.

Penghargaan Sekolah Adiwiyata ini diharapkan mampu memacu sekolah-sekolah lain di Kabupaten Garut untuk turut bertransformasi menjadi agen perubahan lingkungan demi masa depan yang lebih lestari dan berkelanjutan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru