Minggu, 12 April 2026

Beasiswa Indonesia Bangkit: Seleksi Tahap Tes Bakat Skolastik dan Kepribadian Dimulai

Senin, 23 Juni 2025 10:30 WIB
Beasiswa Indonesia Bangkit: Seleksi Tahap Tes Bakat Skolastik dan Kepribadian Dimulai
Kepala PUSPENMA Kementerian Agama RI, Ruchman Basori, dan Wakil Rektor III UIN Sunan Ampel Surabaya, Abdul Muhid, menandatangani Perjanjian Kerjasama dalam rangka pelaksanaan Tes Bakat Skolastik dan Kepribadian untuk program Beasiswa Indonesia Bangkit (BI
Surabaya (buseronline.com) - Seleksi program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama memasuki tahap kedua. Sebanyak 7.920 peserta yang lolos dari 13.426 pendaftar akan mengikuti tes bakat skolastik dan kepribadian sebagai bagian dari proses seleksi lanjutan sebelum masuk ke tahap akhir berupa wawancara.

Tahap ini menjadi krusial dalam menyaring calon penerima beasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, daya juang, dan wawasan kebangsaan yang kuat. Untuk menjamin seleksi yang objektif dan berkualitas, Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) menggandeng dua lembaga profesional, yakni:

Pusat Pengukuran dan Pengujian Pendidikan (PSPPP) UIN Sunan Ampel Surabaya

Applied Psychology Center (APC) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Kedua lembaga tersebut dipercaya menyusun instrumen tes skolastik dan kepribadian melalui pendekatan ilmiah yang valid dan relevan. Proses penyusunan soal dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung pada 20–22 Juni 2025 di Surabaya.

“Selain unggul dalam akademik, awardee BIB adalah pribadi tangguh—mampu beradaptasi, punya daya juang tinggi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama,” tegas Kepala PUSPENMA Kemenag RI, Ruchman Basori, Jumat (20/6/2025) di Surabaya.

Ia menambahkan, karakter menjadi aspek penting yang tak terpisahkan dari visi program Beasiswa Indonesia Bangkit sebagai investasi jangka panjang pengembangan SDM unggul di lingkungan pendidikan agama dan keagamaan.

FGD penyusunan instrumen tes ini menghadirkan sejumlah pakar psikologi dari berbagai perguruan tinggi, antara lain UNAIR, UGM, UNDIP, UIN Walisongo, UIN Malang, dan UIN Palembang, selain dari tuan rumah UIN Sunan Ampel Surabaya.

Wakil Rektor III UIN Sunan Ampel, Abdul Muhid, yang hadir mewakili Rektor, menyampaikan kesiapan lembaganya menyukseskan proses asesmen nasional ini.

“Pengalaman kami dalam bidang asesmen psikologi menjadi bekal penting dalam membantu Kemenag menyaring calon awardee BIB yang kompeten dan berkarakter,” ujar Muhid.

Sementara itu, Kepala PSPPP UIN Sunan Ampel, Kusaeri, menjelaskan bahwa penyusunan instrumen dilakukan secara kolaboratif dan komprehensif.

“Kami ingin memastikan soal yang disusun benar-benar menggambarkan kompetensi calon peserta, baik dari aspek kognitif maupun kepribadian,” jelas Kusaeri.

FGD juga dihadiri oleh Wakil Rektor II UIN Sunan Ampel Prof Dr Wiwik Setiyani MAg, sejumlah pakar, dosen, pimpinan fakultas psikologi, serta tim teknis dari Puspenma. Dari Puspenma hadir antara lain Tria Sendy Santoso (Ketua Tim), Siska Merridian (Kasubtim), Adi Putro, dan Silmy Ratu.

PUSPENMA sendiri merupakan lembaga strategis yang berada di bawah Sekretaris Jenderal Kemenag, dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 25 Tahun 2024, dengan mandat khusus untuk mendukung pengembangan pendidikan agama dan keagamaan melalui pembiayaan yang adil dan akuntabel.

FGD ditutup dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kepala PUSPENMA Kemenag RI dengan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Rektor III.

Tahap tes skolastik dan kepribadian akan segera dilaksanakan, dan hasilnya menjadi penentu penting bagi peserta untuk melaju ke tahap wawancara, yang menjadi gerbang terakhir sebelum ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Indonesia Bangkit tahun 2025. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru