Minggu, 12 April 2026

Riset Inklusif dan Berkelanjutan, Universitas ST Bhinneka Tunjukkan Komitmen

Selasa, 17 Juni 2025 10:25 WIB
Riset Inklusif dan Berkelanjutan, Universitas ST Bhinneka Tunjukkan Komitmen
Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Oki Earlivan (kiri), berdialog bersama Wakil Rektor III Universitas ST Bhinneka, Dorothy Ferary, dalam talkshow bertema riset berdampak dan inklusif di Auditorium Bung Karno, Medan, Kamis (12/6/
Medan (buseronline.com) - Universitas Satya Tera Bhinneka (Universitas ST Bhinneka) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi berbasis riset yang inklusif dan berorientasi pada dampak nyata.

Komitmen ini ditunjukkan melalui penyelenggaraan talkshow bertajuk “Strategi Pengembangan Riset Berbasis dan Berorientasi Teknologi yang Berdampak untuk Universitas yang Inklusif dan Berkelanjutan”, yang digelar di Auditorium Bung Karno, Kamis.

Kegiatan ini menghadirkan Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (SKM), Oki Earlivan, sebagai narasumber utama. Sesi talkshow dipandu oleh Wakil Rektor III Universitas ST Bhinneka, Dorothy Ferary, dan dibuka dengan pemaparan arah kebijakan riset nasional yang menekankan keterkaitan antara dunia akademik dengan kebutuhan industri.

Dalam pemaparannya, SKM Oki Earlivan menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam merancang dan mengembangkan riset di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, riset yang berdampak tidak cukup dihasilkan oleh satu bidang ilmu saja. Sinergi antara akademisi, pemerintah, dan industri merupakan fondasi utama dalam menghasilkan solusi konkret.

“Industri butuh solusi, bukan teori. Mereka bicara nilai tambah dan return on investment. Kalau kita tidak bisa menerjemahkan bahasa akademik ke dalam kebutuhan praktis, kolaborasi tidak akan terjadi,” ujar Oki.

Ia juga menekankan bahwa riset yang relevan harus mampu menghadirkan narasi yang kuat, dapat dipahami oleh berbagai pihak, dan terbuka terhadap kerja sama lintas sektor dan akses data.

Rektor Universitas ST Bhinneka, Tracey Yani Harjatanaya, dalam sambutannya menegaskan bahwa arah pengembangan universitas bertumpu pada tiga nilai utama: inklusi, keberlanjutan, dan riset berdampak. Ia menegaskan, kampus ini hadir untuk membuka akses pendidikan tinggi berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, maupun agama.

“Kami percaya bahwa riset adalah fondasi untuk menciptakan perubahan nyata di masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah dan industri adalah kunci untuk menjadikan pendidikan tinggi lebih relevan dan solutif,” tegas Tracey.

Nilai-nilai inklusif dan berkelanjutan yang diusung Universitas ST Bhinneka tak hanya tercermin dalam visi akademiknya, tetapi juga diwujudkan secara fisik di lingkungan kampus. SKM Oki memuji keberadaan empat rumah ibadah yang berdampingan—masjid, gereja, vihara, dan pura—sebagai simbol kerukunan dan keberagaman. Di sisi lain, sepasang pohon bisbul yang tumbuh di kampus juga menjadi monumen hidup dari komitmen kampus terhadap keberlanjutan lingkungan.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I, Saiful Anwar Matondang, turut memberikan apresiasi atas visi dan langkah Universitas ST Bhinneka dalam membangun budaya riset unggulan. Ia menekankan pentingnya transformasi peran perguruan tinggi dari lembaga pengajaran menjadi pusat riset dan inovasi.

“Kampus harus menjadi pusat riset, bukan hanya tempat mengajar,” tegas Saiful.

Menurutnya, dengan memperkuat fondasi riset, perguruan tinggi akan menjadi motor penggerak utama pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Talkshow ini menjadi ruang refleksi sekaligus momentum penguatan komitmen Universitas ST Bhinneka dalam menghadirkan ekosistem riset yang terbuka, kolaboratif, dan berdampak langsung. Melalui pendekatan lintas disiplin dan keterlibatan industri, universitas ini berharap dapat menjembatani dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat.

Dengan visi yang inklusif, fasilitas yang mendukung keragaman, serta orientasi pada keberlanjutan, Universitas ST Bhinneka menegaskan diri sebagai perguruan tinggi masa depan yang tak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi-inovasi solutif untuk negeri. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru