Minggu, 12 April 2026

Kemdiktisaintek Gelar Bimtek Proposal Kosabangsa 2025 untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 14 Juni 2025 10:10 WIB
Kemdiktisaintek Gelar Bimtek Proposal Kosabangsa 2025 untuk Pemberdayaan Masyarakat
Suasana pembukaan Bimbingan Teknis Penulisan Proposal Program Kosabangsa 2025 dan Sosialisasi Program Mahasiswa Berdampak yang digelar Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta, di Au
Surakarta (buseronline.com) - Kemdiktisaintek melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, bersama Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), menggandeng Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penulisan Proposal Program Kosabangsa dan Sosialisasi Program Mahasiswa Berdampak. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu di Auditorium Mohammad Djazman, Kampus I UMS, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kegiatan yang mengusung semangat “Diktisaintek Berdampak” ini dirancang untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat melalui program pengabdian berbasis riset dan teknologi.

Lebih dari 200 peserta yang terdiri atas dosen, pembimbing Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta ketua dan pengurus BEM dari 88 perguruan tinggi di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta turut hadir.

Bimbingan teknis terbagi dalam tiga sesi utama: Sosialisasi Program Mahasiswa Berdampak serta dua sesi pendalaman penulisan proposal Program Kosabangsa, mulai dari tahapan pemilihan mitra hingga mekanisme pelaporan luaran.

Seluruh rangkaian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proposal secara substansi dan teknis, serta memperkuat logika intervensi yang kontekstual dan aplikatif.

Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, I Ketut Adnyana, dalam sambutannya menekankan pentingnya posisi strategis perguruan tinggi dalam mendorong transformasi sosial berbasis pengetahuan.

“Kemdiktisaintek menegaskan peran perguruan tinggi sebagai agen transformasi sosial—bukan sekadar penghasil teknologi tinggi, tetapi penggerak pemanfaatan teknologi untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Diktisaintek Berdampak adalah seruan untuk meletakkan riset, pengabdian, dan mahasiswa langsung di tengah kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

“Dengan melibatkan aktor-aktor utama dari kampus-kampus strategis, kegiatan ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan kualitas proposal, penguatan jejaring, dan percepatan dampak pengabdian yang terukur,” tambah Ketut.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta sekaligus Pelaksana Tugas Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Harun Joko Prayitno, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan tersebut di kampus UMS.

“Atas nama universitas, saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya menekankan tiga kata kunci: berdampak, Kosabangsa, dan mahasiswa berdampak—sebagai pilar utama penggerak program prioritas Kementerian menuju perguruan tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucap Harun.

Program Mahasiswa Berdampak menjadi salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini. Inisiatif ini dirancang sebagai wadah kolaboratif antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam merancang serta melaksanakan program pengabdian yang inovatif dan berkelanjutan.

Antusiasme tinggi dari pengurus BEM yang aktif dalam diskusi menunjukkan kesiapan mahasiswa untuk menjadi agen perubahan sosial yang berorientasi pada solusi nyata.

Saat ini, pengusulan proposal untuk Program Kosabangsa 2025 masih dibuka hingga 22 Juni 2025. Kemdiktisaintek mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyusun gagasan program yang kontekstual, berdampak, dan kolaboratif.

Melalui kebijakan Diktisaintek Berdampak, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
UMS
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru